Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Tangkapan layar youtube
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Tangkapan layar youtube

Luhut Dorong Inovasi Teknologi Transportasi

Ekonomi transportasi Luhut Pandjaitan lrt inovasi
Antara • 14 Oktober 2021 21:13
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan terus mendorong adanya inovasi teknologi di bidang transportasi, khususnya perkeretaapian di Tanah Air.

Hal itu disampaikan Luhut yang hadir secara virtual dalam acara pelepasan train set (rangkaian kereta) ke-31 Light Rail Transit Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (LRT Jabodebek).
 
PT Indonesia Kereta Api (Persero) resmi mengirimkan rangkaian kereta (train set) LRT Jabodebek ke-31 dari Madiun, Jawa Timur ke Jakarta.
 
"Kualitas manusia perlu kita tingkatkan, agar inovasi teknologi dalam perkeretaapian dapat terus ada. Berbagi ilmu dan menyerap ilmu dalam setiap proses produksi adalah hal yang penting dalam kemajuan industri kereta api kita," katanya dilansir Antara, Kamis, 14 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


LRT Jabodebek ditargetkan akan secara penuh beroperasi pada pertengahan Agustus 2022.
 
Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), PT LRT, sekaligus manufaktur dari kereta api untuk LRT PT Industri Kereta Api (PT INKA), PT LEN Industri, dan PT Adhi Karya melakukan pelepasan train set ke-31 untuk LRT Jabodebek.
 
"Saya senang sekali dengan adanya kerja sama antara Kementerian Perhubungan, KAI, LRT, INKA, LEN, dan Adhi Karya yang sudah selalu berkoordinasi dan akhirnya mampu menyelesaikan train set ke-31 ini. Terus jaga solidaritas dan semangat dalam pengujian LRT selanjutnya, karena tantangannya akan memiliki kesulitan yang lebih tinggi," ujar Luhut.
 
LRT Jabodebek memiliki standar teknologi yang lebih tinggi dari sistem kereta api yang sudah ada di Indonesia.
 
LRT Jabodebek dilengkapi dengan Grade of Automation (GOA) level 3, yang artinya operasi dari kereta akan dilakukan secara otomatis tanpa menggunakan masinis.

 
"Penggunaan sistem GOA yang sudah terstandarisasi secara internasional dan teruji keamanannya menandakan kita adalah bangsa yang mampu menyelesaikan masalahnya, dalam hal ini terkait isu transportasi. Kita punya fighting spirit," imbuh Luhut.
 
Sementara itu, Direktur Utama INKA Budi Noviantoro mengatakan telah dilakukan beberapa kali pengujian train set.
 
"Kita sudah beberapa melakukan uji coba train set dan kali ini adalah train set dengan sistem GOA 3 yang nantinya akan kita gunakan untuk LRT Jabodebek. Ini adalah yang paling baik dalam sistem dan teknologinya," ujar Budi.

 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif