UMKM Digital Finance Tour, dorong transformasi bisnis
Gelaran "UMKM Digital Finance Tour - Tangerang Edition" sukses menarik perhatian ratusan pelaku usaha di Mall Alam Sutera. Mengusung tema "UMKM Go Digital: Kuatkan Usaha, Luaskan Pasar Online," acara ini menjadi ruang belajar sekaligus kolaborasi bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing.Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, seperti Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM RI Temmy Satya Permana, Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Digital RI Boni Pudjianto, serta Direktur Utama SeaBank Indonesia Sasmaya Tuhuleley.
| Baca juga: UMKM Butuh Akses Pembiayaan dan Literasi untuk Naik Kelas |
Literasi keuangan jadi kunci naik kelas
Dalam sambutannya, Temmy menekankan pentingnya pembukuan dan literasi keuangan sebagai fondasi utama pertumbuhan usaha.“Melalui UMKM Digital Finance Tour, kami berharap pengusaha UMKM dapat meningkatkan literasi keuangan digital, mulai menerapkan pembukuan digital, serta memanfaatkan pembiayaan secara bijak," ucap Temmy dikutip pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Ia juga menegaskan bahwa pencatatan keuangan yang baik akan membuka peluang akses pembiayaan lebih luas, sehingga UMKM bisa berkembang lebih cepat.
Transformasi digital dorong pertumbuhan ekonomi
Hal senada disampaikan Boni Pudjianto yang menilai kemajuan UMKM daerah akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi nasional.“Pertumbuhan nasional bermula dari kemajuan usaha Bapak dan Ibu di Kota Tangerang ini. Ketika usaha lokal mampu bertransformasi dan naik kelas, maka akan menjadi daya dorong melesatnya ekonomi secara nasional,” tuturnya.
UMKM Pintar untuk tingkatkan literasi finansial
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama SeaBank Indonesia Sasmaya Tuhuleley menyebut platform UMKM Pintar sebagai solusi belajar mandiri bagi pengusaha UMKM.Menurutnya, keberadaan platform UMKM Pintar menjadi bagian dari komitmen dalam mendukung penguatan ekosistem UMKM di Indonesia, khususnya dari sisi literasi dan inklusi keuangan.
Menurut Sasmaya, tantangan utama pelaku UMKM tidak hanya pada akses pembiayaan, tetapi juga pada kemampuan mengelola keuangan usaha secara sehat dan berkelanjutan.
“Melalui platform UMKM Pintar, kami ingin menyediakan sarana pembelajaran yang praktis dan mudah diakses agar pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitasnya, sehingga memiliki ketahanan finansial, lebih siap untuk tumbuh dan naik kelas di era digital,” jelas Sasmaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News