Presiden Jokowi meresmikan Jembatan Teluk Kendari yang berlokasi di Sulawesi Tenggara. FOTO: PTPP
Presiden Jokowi meresmikan Jembatan Teluk Kendari yang berlokasi di Sulawesi Tenggara. FOTO: PTPP

PTPP Rampungkan Proyek Jembatan Teluk Kendari

Ekonomi infrastruktur ptpp peresmian jembatan
Husen Miftahudin • 23 Oktober 2020 09:49
Jakarta: PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PTPP berhasil menuntaskan pembangunan konstruksi proyek Jembatan Teluk Kendari yang berlokasi di Sulawesi Tenggara. Proyek pembangunan jembatan diresmikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo yang ditandai secara simbolis dengan prosesi penekanan tombol dan penandatanganan prasasti.
 
Direktur Utama PTPP Novel Arsyad mengungkapkan kehadiran Jembatan Teluk Kendari akan berdampak positif bagi pengembangan Kota Kendari, terutama di bagian selatan kota. Jembatan tersebut akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar terutama untuk meningkatkan konektivitas interaksi antar kawasan.
 
"Jembatan yang melintasi Teluk Kendari ini sangat ditunggu kehadirannya oleh masyarakat Sulawesi Tenggara karena akan mempermudah akses masyarakat sekitar yang berada di kawasan Kota Lama dan Poasia yang selama ini dipisahkan oleh Teluk," ujar Novel, dalam keterangan resminya, Jumat, 23 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya dengan adanya jembatan tersebut dapat memangkas waktu tempuh sekitar 30 menit menjadi 3-5 menit dari Kota Lama menuju Kecamatan Poasia. Jembatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi ikon (landmark) baru di Provinsi Sulawesi Selatan.
 
Tidak hanya itu, Jembatan Teluk Kendari juga diharapkan dapat menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia dan dapat memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia khususnya masyarakat di Provinsi Sulawesi Tenggara.
 
"Selain mendukung konektivitas dan aksesibilitas, kehadiran jembatan tersebut juga mendukung pengembangan Kawasan Industri Kendari New Port, serta dapat menunjang percepatan wisata bahari sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekitar dan menciptakan lapangan pekerjaan baru," ucap Novel.
 
Perseroan bersama PT Nindya Karya (Persero) yang tergabung dalam konsorsium, dipercaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengerjakan pembangunan Jembatan Teluk Kendari yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp800 miliar.
 
Pembangunan Jembatan Teluk Kendari ini dikerjakan dengan masa pelaksanaan selama lima tahun secara multiyears yang dimulai sejak 2015 sampai dengan 2020 dan memiliki masa pemeliharaan selama tiga tahun.
 
Jembatan Teluk Kendari memiliki panjang bangunan dengan total 1.348 meter di mana jembatan tersebut memiliki empat lajur serta terdapat median dan trotoar dengan total lebar jembatan 20 meter.
 
Jembatan dengan tipe cable stayed ini memiliki lingkup pekerjaan konstruksi, antara lain pembangunan jalan pendekat atau oprit, approach span, side span, dan bentang utama atau main span sepanjang 200 meter. Pembangunan jembatan ini 90 persen menggunakan material lokal, kecuali cable bearing dan expansion joint.
 
"Perseroan sangat bangga sekali dapat terus dipercaya oleh Kementerian PUPR untuk membangun Jembatan Teluk Kendari dan menyelesaikan pembangunan tersebut tepat waktu. Perseroan berharap dapat terus berpartisipasi dan diberikan kepercayaan oleh pemerintah untuk mengerjakan proyek-proyek infrastruktur di seluruh penjuru Indonesia," pungkas Novel.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif