Ilustrasi. Foto : AFP.
Ilustrasi. Foto : AFP.

PGE dan Medco Power Kaji Pengembangan Panas Bumi di Wilayah Kerja

Ekonomi pertamina medco international pertamina geothermal energy
Suci Sedya Utami • 10 Januari 2021 08:13
Jakarta: PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) melakukan kajian bersama dengan PT Medco Power Indonesia (MPI) terkait pengembangan panas bumi di wilayah kerja yang tersebar di wilayah Indonesia.
 
CEO Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) Pertamina, Heru Setiawan mengatakan, kedua belah pihak telah melakukan kick off meeting.
 
Menurutnya, kolaborasi yang solid sangat diperlukan dalam pengembangan panas bumi guna mendukung pemerintah dalam pencapaian target ketenagalistrikan berbasis energi terbarukan nasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kick off meeting ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan tujuan mengoptimalkan pengembangan panas bumi di tujuh wilayah atau  pengembangan sebesar 700 MW,"  kata Heru dalam keterangan tertulis, Minggu, 10 Januari 2021.
 
Heru juga menjelaskan kajian pengembangan panas bumi tersebut akan dilakukan di wilayah Kerja PGE dan MPI selama enam bulan ke depan. Kajian tersebut diharapkan dapat mempercepat pengembangan panas bumi pada wilayah Kerja PGE dan MPI.
 
Adapun kajian akan meliputi aspek teknis, legal, lingkungan dan sosial, komersial (termasuk pendanaan) dan risiko, yang diharapkan akan menghasilkan skema bisnis yang kompetitif dan berdampak positif untuk kedua belah pihak dengan mengutamakan pemenuhan aspek compliance (Good Corporate Governance/GCG).  
 
Sebagai salah satu pengembang panas bumi di Indonesia yang wilayah kerjanya telah berkontribusi sekitar 88 persen dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, PGE terus berkomitmen untuk meningkatkan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam bauran energi nasional menjadi 23 persen pada 2025, khususnya dari energi panas bumi.
 
“Kolaborasi ini sebagai salah satu bentuk komitmen kami dalam pengembangan panas bumi di Indonesia,” pungkasnya.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif