Pada 2022, Pemerintah Indonesia dipercaya akan terus berupaya untuk melakukan beberapa strategi penting dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 4-5 persen. Hal itu tentu tidak mudah dan memerlukan kolaborasi sinergitas antar pihak dalam peningkatan ekonomi nasional.
Di samping itu, pertumbuhan ekonomi yang tinggi juga akan berpotensi mengundang banyak ancaman kejahatan khususnya di bidang keamanan siber. Berkaca pada 2021, tercatat terdapat sekitar 1,6 miliar serangan siber secara nasional dan kejahatan siber ini diproyeksikan terus mengancam berbagai sektor bisnis/industri dan belum surut pada 2022.
Direktur Strategi Keamanan Siber dan Sandi (BSSN) Sulistyo mengatakan BSSN sesuai Perpres 28 Tahun 2021 mempunyai tugas menjalankan tugas pemerintahan di bidang keamanan siber dan sandi serta terus berusaha untuk melayani seluruh pemangku kepentingan baik di sektor pemerintah, Infrastruktur Vital Nasional (IVN), maupun ekonomi digital.
"Serta terus berusaha memenuhi harapan dari masyarakat untuk dapat menjaga stabilitas keamanan ruang siber," kata Sulistyo, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 30 Mei 2022.
Sementara itu, Naganaya Indonesia berkolaborasi dengan Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) beserta BSSN menyelenggarakan ajang Soft Launching National Cybersecurity Connect 2022. Acara ini sebuah wadah bagi seluruh pemangku kepentingan untuk berkumpul dan membahas perkembangan keamanan siber secara nasional.
Direktur Pengembangan Bisnis Naganaya Indonesia Internasional Rafidi Iqra mengatakan ajang ini merupakan kolaborasi dari berbagai pihak terkait yang memiliki satu tujuan yang sama yaitu kekuatan cyber security di Indonesia yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap perkembangan Indonesia.
"Konsentrasi APTIKNAS terkait cyber security yaitu membentuk APTIKNAS cyber security chapter, wadah khusus anggota pemain cyber security di Indonesia sejak 2019," tuturnya.
Sulistyo menegaskan BSSN memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya agenda rangkaian kegiatan National Cybersecurity Connect 2022. "Agar terjalin kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung terciptanya keamanan siber nasional yang terpelihara dengan baik," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News