NEWSTICKER
Petugas medis menggunakan alat pelindung diri (APD) di dalam Gedung Pinere, RSUP Persahabatan, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2020. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A.
Petugas medis menggunakan alat pelindung diri (APD) di dalam Gedung Pinere, RSUP Persahabatan, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2020. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A.

APD Virus Korona Bisa Diproduksi di Tanah Air

Ekonomi Virus Korona industri tekstil Alat Pelindung Diri (APD)
Ilham wibowo • 23 Maret 2020 20:37
Jakarta: Pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) siap memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) untuk kebutuhan tenaga medis dalam menangani virus korona baru covid-19. Produksi dalam jumlah besar bahkan dimungkinkan dengan persetujuan Pemerintah.
 
Wakil Ketua Umum API Anne Patricia Sutanto mengatakan bahwa dokter dan perawat sebagai garda terdepan penanganan wabah perlu perlindungan khusus yang memadai. Meski produk yang dibuat merupakan nonmedical grade, kualitas bahan yang digunakan tetap lebih baik ketimbang memaksakan diri menggunakan jas hujan.
 
"APD berbahan yang antiair dan antivirus sangat diperlukan untuk gugus depan covid-19, tidak available medical grade tapi ini lebih baik dari hanya sekadar jas hujan," kata Anne dalam telekonferensi, Senin, 23 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anne memastikan kualitas bahan yang digunakan untuk APD produksi dalam negeri sama baik dengan APD impor. Saat ini, proses sertifikasi diupayakan bisa cepat dengan koordinasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai gugus tugas penanganan covid-19.
 
"Kalau dibilang apakah kami ready, secara non-medical grade definetely, enggak usah omong ready kami saja sudah produksi demikian,” ungkapnya.
 
Menurut Anne, produk tekstil buatan Indonesia sudah sangat teruji kualitasnya secara internasional melalui uji laboratorium. Pencinta alam hingga militer dari berbagai negara bahkan puluhan tahun telah memesan kelengkapan seragamnya ke Indonesia.
 
Dalam situasi darurat, Anne mengaku tak bisa menunggu tim Kementerian Kesehatan untuk terlebih dahulu memproses sertifikasi kelayakan secara medis produk APD. Saat ini, seluruh tindakan tepat dan cepat sangat dibutuhkan memerangi covid-19 ketimbang mengurusi prosedur perizinan yang berlarut-larut.
 
"Kita sendiri kan punya laboratorium teknologi bahan yang dipakai untuk APD itu sudah tes untuk dipakai hikers dunia sampai ke Everest karena antiair, antiangin, berarti harusnya ini virus korona enggak tembus, kita terpaksa pakai logika begitu," pungkas Wakil Direktur Utama PT Pan Brothers Tbk ini.
 
Mengutip berbagai sumber, Alat Pelindung Diri (APD) adalah kelengkapan yang wajib digunakan saat bekerja sesuai bahaya dan risiko kerja untuk menjaga keselamatan pekerja itu sendiri dan orang di sekelilingnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif