PT Pos Indonesia (persero) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan e-commerce, PT Jingdong Indonesia Pertama (JD.ID) -- (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
PT Pos Indonesia (persero) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan e-commerce, PT Jingdong Indonesia Pertama (JD.ID) -- (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)

Gandeng JD.ID, PosPay Siap Semarakkan Pasar e-Commerce

M Rodhi Aulia • 01 Desember 2021 13:05
Jakarta: PT Pos Indonesia (persero) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan e-commerce, PT Jingdong Indonesia Pertama (JD.ID). Kedua pihak sepakat memperkuat pelayanan kepada pelanggan.
 
Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama (Dirut) PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi dan kuasa Direksi JD.ID Sandy Permadi. Turut hadir menyaksikan penandatanganan, Direktur Bisnis Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Charles Sitorus dan Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Siti Choiriana. 
 
Dirut Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi menyatakan kerja sama Pos Indonesia dan JD.ID sejalan dengan transformasi bisnis dan produk yang ada. Pos Indonesia konsisten melakukan perubahan, pengembangan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, termasuk dalam rangka menggaet pasar e-commerce di Tanah Air.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"JD.ID memiliki kekuatan di bidang bisnis Retail (B2C), yang menyediakan layanan B2B solutions mulai dari pengadaan inventory, jasa warehouse, fulfillment, dan layanan logistik untuk pelanggan-pelanggan korporasi. Dalam hal ini JD.ID juga menjadi e-commerce enabler," kata Faizal di sela penandatanganan nota kesepahaman di kantornya, Jalan Gedung Kesenian, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Desember 2021.
 
Gandeng JD.ID, PosPay Siap Semarakkan Pasar e-Commerce
Dirut PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi dan kuasa Direksi JD.ID Sandy Permadi menandatangani nota kesepahaman (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
 
Direktur Bisnis Jaringan dan Jasa Keuangan PT Pos Indonesia Charles Sitorus menambahkan pelanggan JD.ID bisa melakukan pembayaran lewat PosPay yang merupakan layanan pembayaran digital milik PT Pos. Di samping itu juga terdapat penawaran-penawaran produk khusus dari JD.ID kepada pelanggan PosPay. 
 
"Ini juga menjadi salah satu target kita sehingga masing-masing pihak dari JD.ID dan PT Pos, bisa (saling) memperkuat," kata Charles.
 
Kerja sama ini merupakan bagian dari salah satu strategi besar Pos Indonesia, di mana dunia e-commerce saat ini terdapat tiga bagian yang saling menyatu, yakni marketplace, pembayaran, dan logistik. Untuk logistik, PT Pos melakukan kerja sama dengan JD.ID termasuk warehousing dan pengantaran.
 
"Ketiga bagian utama dari kegiatan e-commerce ini kita satukan, kita kolaborasikan dalam strategi partnership yang hari ini kita tandatangani. Mudah-mudahan ini bisa segera terwujud dan bisa masuk pasar, memberikan layanan yang lebih baik buat masyarakat, khususnya buat pelanggan PT Pos dan JD.ID," ujar Charles.
 
Gandeng JD.ID, PosPay Siap Semarakkan Pasar e-Commerce
Direktur Bisnis Jaringan dan Jasa Keuangan PT Pos Indonesia Charles Sitorus (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
 
CFO JD.ID Sandy Permadi menambahkan pihaknya menjadi sangat menjalin kerja sama karena Pos Indonesia memiliki lebih dari 54 ribu agen pos yang tersebar di seluruh Indonesia. Sandy menegaskan aset Pos Indonesia, khususnya di kota kedua dan ketiga, menjadi potensi kolaborasi yang sangat menarik dan menjadi bagian dari ekspansi JD.ID.
 
"Sekarang, baru layanan pembayaran. Nanti pengembangan ke depan kita sedang bicarakan. Karena potensi dari sisi digital payment sangat luas, tidak hanya satu aspek pembayaran. Kita juga bisa mengintegrasikan fitur-fitur lain. Tentunya akan kita kembangkan bersama-sama. Jadi sebetulnya ini tahap awal," kata Sandy.
 
Gandeng JD.ID, PosPay Siap Semarakkan Pasar e-Commerce
(Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
 
Sandy berharap kedua pihak memiliki visi jangka panjang dan cara pandang yang sama dalam memberikan pelayanan terintegrasi, serta bernilai tambah secara berkelanjutan. Terlebih saat ini industri e-commerce masih sangat muda, dan potensial untuk terus berkembang lebih besar pada masa mendatang. 
 
"Ke depan kita ada beberapa list pipeline yang akan kita coba sinergikan dengan PT Pos. Kita juga ingin lebih mengerti dari karakter para pelanggan dan pengguna PosPay. Ke depan, karena ada beberapa karakter customer yang berbeda di kota kedua dan kota ketiga dibandingkan dengan kota besar, kita bisa memberikan layanan yang relevan," kata Sandy.
 
(ROS)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif