Ilustrasi. Foto: MI/Arya Manggala
Ilustrasi. Foto: MI/Arya Manggala

Sektor Pariwisata Diharapkan Bangkit dengan Penerapan Protokol Kesehatan

Eko Nordiansyah • 08 Desember 2020 16:45
Jakarta: Industri pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi covid-19. Secara global, setidaknya ada 50 juta pekerja dalam sektor pariwisata yang terdampak, sedangkan di Indonesia kini tersisa 6,5 juta orang dari 13 jutaan sebelum pandemi.
 
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akhirnya menyusun Protokol Cleanliness, Health, Safety & Environmental (CHSE) Sustainable pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Upaya ini diharapkan meningkatkan kepercayaan wisatawan dan pariwisata nasional.
 
"Untuk meyakinkan kembali calon wisatawan atau masyarakat umum terhadap produk wisata dan ekonomi kreatif, kami menyusun standar penerapan CHSE," kata Sub Koordinator Wisata Alam II Direktorat Wisata Alam, Budaya dan Buatan Kemenparekraf Joko Suharbowo dalam keterangan resminya, Selasa, 8 Desember 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan, standar Protokol CHSE ini akan dijadikan sebagai acuan bahwa kondisi destinasi dan pelaku wisata sudah siap kembali beraktivitas. Kemenparekraf juga mengusung tagline Indonesia Care dalam penerapan Protokol CHSE.
 
Sementara itu, Anggota Komisi X DPR Himmatul Aliyah menyebut sektor pariwisata tetap menjadi bagian yang penting bagi masyarakat Indonesia dalam situasi pandemi covid-19 ini. Menurutnya, pariwisata merupakan bagian integral pembangunan nasional.
 
"Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia anjlok. Untuk itu, kita harus mengutamakan kepercayaan dalam penjualan industri ini. Beritahu kepada pelanggan kita sudah menjalan sterilisasi supaya pelanggan merasa aman," ungkap dia.
 
Praktisi pariwisata Budi Setiawan menambahkan, panduan teknis CHSE akan mendorong upaya pemulihan, kesiapan destinasi, dan pemulihan dalam rangka tatanan kenormalan baru, serta membangun kepercayaan publik dan meningkatkan minat wisatawan.
 
Mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo, Budi mengatakan, bahwa kita harus hidup berdampingan dengan covid-19 sampai ditemukannya vaksin yang efektif. Apalagi virus covid-19 ini tidak akan segera hilang dan tetap ada di tengah masyarakat.
 
"Perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal. Tapi ditambah dengan penerapan protokol kesehatan yang berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat," ujar Budi. 
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif