Ilustrasi Bandara Soekarno-Hatta. Foto: dok MI/Sumaryanto.
Ilustrasi Bandara Soekarno-Hatta. Foto: dok MI/Sumaryanto.

Indonesia-Singapura Resmi Berlakukan Jalur Khusus Bisnis, Simak Alurnya

Ekonomi angkasa pura ii indonesia-singapura menlu retno lp marsudi Travel Corridor Arrangement
Ade Hapsari Lestarini • 27 Oktober 2020 12:39
Jakarta: Indonesia telah meluncurkan Pengaturan Koridor Perjalanan atau Travel Corridor Arrangement (TCA) dengan Singapura pada 12 Oktober 2020. Pengaturan jalur khusus bisnis yang disebut dengan Reciprocal Green Lane (RGL) oleh Singapura ini sudah diimplementasikan penuh pada Senin, 26 Oktober 2020 oleh kedua negara.
 
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan TCA dengan Singapura ini berlaku untuk perjalanan bisnis esensial, diplomatik, dan kedinasan yang mendesak. Serta tidak berlaku untuk perjalanan biasa atau wisata.
 
"Sebagaimana pengaturan TCA dengan negara lain, maka penerapan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat akan menjadi bagian utama dari pengaturan ini," ujar Menlu Retno.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin menjelaskan skema ini hanya khusus bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dan warga negara Singapura. Sejumlah ketentuan yang disepakati kedua negara akan diterapkan sebagai suatu prosedur keberangkatan dan kedatangan.
 
Bandara Soekarno-Hatta sebagai satu-satunya bandara yang menjadi pintu masuk TCA/RGL Indonesia-Singapura, telah melakukan sejumlah persiapan. Di antaranya menetapkan alur khusus bagi penumpang pesawat yang memanfaatkan skema ini.
 
"Pengecekan hasil PCR test akan dilakukan dua kali yakni saat keberangkatan dengan surat hasil maksimal 72 jam. Kemudian traveler akan menjalani PCR test saat kedatangan di bandara," jelas Awaluddin.
 
Berikut alur keberangkatan traveler di Bandara Soekarno-Hatta dalam skema TCA/RGL rute Indonesia-Singapura:
 
1. Traveler melewatithermal scanner di terminal penumpang pesawat.
2. Traveler menuju counter check in maskapai untuk kemudian menunjukkan hasil tes PCR yang berlaku 72 jam dan kemudian melakukan verifikasi aplikasi e-HAC (electronic health alert card).
3. Proses penerbangan.
 
Alur kedatangan traveler di Bandara Soekarno-Hatta dalam skema TCA/RGL rute Indonesia-Singapura:
 
1. Traveler landing tiba di terminal kedatangan.
2. Traveler menuju check point clearance aplikasi e-HAC yang sudah diisi sebelum keberangkatan.
3. Traveler memproses imigrasi dan bea cukai.
4. Traveler menuju check point pemeriksaan PCR test. Apabila dinyatakan negatif, traveler dapat melanjutkan ke tujuan akhir di Indonesia. Jika hasil positif, traveler akan mengikuti proses karantina.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif