Nota kesepahaman dalam berbagai bidang antara Kejagung dan BRI. Istimewa
Nota kesepahaman dalam berbagai bidang antara Kejagung dan BRI. Istimewa

Kejagung-BRI Kerja Sama Optimalisasi Pemulihan Aset

Ekonomi kerja sama bri kejaksaan agung
Medcom • 30 Juni 2020 17:14
Jakarta: Kejaksaan Agung RI bersama Bank Rakyat Indonesia meneken nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam berbagai bidang. Salah satunya yaitu optimalisasi kegiatan pemulihan aset seperti pengelolaan rekening dinas, titipan uang sitaan, titipan ongkos perkara, dan titipan denda bukti pelanggaran (tilang).
 
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan hingga saat ini BRI telah bekerja sama dalam memfasilitasi berbagai layanan keuangan dari Kejaksaan RI. Antara lain mengelola lebih dari 25 ribu pay roll atau pembayaran gaji pegawai kejaksaan, membantu pengelolaan rekening dinas, titipan uang sitaan, titipan ongkos perkara dan titipan denda bukti pelanggaran (tilang).
 
BRI juga telah membantu menyiapkan infrastruktur Teknolgi Informasi (TI) yaitu penyediaan fasilitas Cash Management System (CMS) dalam rangka memudahkan proses monitoring pengelolaan rekening dinas, dashboard penerimaan e-tilang dan digitalisiasi gaji pegawai kejaksaan sebagai sarana informasi bagi seluruh pegawai di lingkungan Kejaksaan RI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami menyambut baik kerja sama ini dengan harapan dapat memberikan added value atau nilai tambah bagi masing-masing pihak. Melalui dukungan jaringan BRI yang ada di seluruh Indonesia, kami berkomitmen untuk memberikan layanan keuangan yang optimal untuk Kejaksaaan RI," kata Sunarso.
 
Di tempat yang sama, Jaksa Agung Burhanuddin mengatakan kerja sama kedua belah pihak juga telah diwujudkan dengan membuat Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara beberapa bidang di Kejaksaan RI dengan BRI yang lebih rinci. Seperti optimalisasi kegiatan pemulihan aset.
 
"Melalui kerja sama ini diharapkan dapat terjalin koordinasi di bidang pemulihan aset yang berasal dari tindak pidana dan/atau aset lainnya di dalam negeri maupun di luar negeri," kata Burhanuddin.
 
Kejagung-BRI juga menjalin kerja sama dalam pemanfaatan layanan jasa perbankan dalam rangka pengelolaan keuangan di Kejagung seperti pembayaran gaji pegawai, pengelolaan uang sitaan, penerimaan negara bukan pajak, serta penyediaan layanan jasa perbankan lainnya yang dibutuhkan oleh Kejaksaan RI.
 
"Khususnya, pengelolaan terkait tilang yang masih menyisakan beberapa persoalan, sehingga diharapkan dapat terwujud sistem yang mendukung pengelolaan tilang yang baik," kata Burhanuddin.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif