Bank Bukopin. Foto : MI.
Bank Bukopin. Foto : MI.

KB Kookmin Bank Jadi Pembeli Siaga PUT V Bank Bukopin

Ekonomi Bank Bukopin
Annisa ayu artanti • 01 Juli 2020 11:00
Jakarta: PT Bank Bukopin Tbk akan merealisasikan penawaran umum terbatas kelima (PUT V) melalui penerbitan saham baru, dengan memberikan penawaran Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada pemegang saham.
 
Direktur Utama Bank Bukopin Rivan Purwantono mengatakan pihaknya telah memperoleh persetujuan pemegang saham atas rencana aksi korporasi tersebut melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 24 Oktober 2019.
 
Adapun rencana aksi korporasi tersebut juga sudah disampaikan dalam keterbukaan informasi pada 30 Desember 2019 dan berlanjut melalui beberapa tahapan pendaftaran dokumen hingga dinyatakan efektif oleh OJK pada Selasa, 30 Juni 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami sangat bersyukur dengan dukungan pemegang saham dan regulator yang mendukung sejak awal proses penambahan modal ini hingga akhirnya memperoleh pernyataan efektif dari OJK hari ini," kata Rivan dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 1 Juli 2020.
 
Lebih lanjut ia menjelaskan, kedua pemegang saham utama Bukopin yakni Bosowa Corporindo dan KB Kookmin Bank juga menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan HMETD pada PUT V.
 
KB Kookmin Bank sebagai pemegang saham pengendali bahkan menyatakan kesiapan menjadi pembeli siaga untuk menyerap seluruh HMETD yang tidak dieksekusi pemegang saham lainnya.
 
Berdasarkan persetujuan RUPSLB, jumlah saham yang akan diterbitkan terdiri dari saham kelas B sebesar 4,66 miliar atau 40 persen dari jumlah saham beredar saat ini.
 
Dengan rasio tersebut, maka setiap lima saham lama akan mendapatkan dua HMETD. Kemudian satu HMETD berhak untuk mendapatkan satu saham jika dilaksanakan pada periode pelaksanaan HMETD, dengan harga pelaksanaan Rp180 per saham.
 
Jadwal selengkapnya untuk HMETD ini akan dipublikasikan perseroan sesuai dengan ketentuan melalui Bursa Efek Indonesia.
 
Kookmin Bank yang pada 11 Juni lalu telah menggelontorkan dana USD200 juta ke Bank Bukopin, juga merampungkan proses due diligence tambahan dan dalam tahap finalisasi proses sesuai ketentuan di Korea. Pada Maret 2020 Bosowa juga telah menempatkan dana pada rekening penampungan atau escrow account HMETD PUT V di Bukopin.
 
Kookmin Bank masuk menjadi pemegang saham Bukopin melalui mekanisme HMETD pada PUT IV tahun 2018. Dengan pelaksanaan PUT V dimana Kookmin kembali menjadi Pembeli Siaga, diperkirakan Kookmin dapat menjadi pemegang saham terbesar sampai dengan 37,6 persen.
 
"Dukungan kuat pemegang saham serta bantuan penuh dari regulator membuat Bank Bukopin akan semakin yakin dapat mengatasi berbagai tantangan dan mengembangkan bisnis ke depan," tukasnya.

 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif