ndonesia bersama negara anggota BRICS membuka peluang kerja sama dengan berbagai negara yang memiliki pengaruh besar di tingkat global.  Foto: Medcom/Annisa ayu artanti.
ndonesia bersama negara anggota BRICS membuka peluang kerja sama dengan berbagai negara yang memiliki pengaruh besar di tingkat global. Foto: Medcom/Annisa ayu artanti.

Indonesia Buka Peluang Kerja Sama dengan Negara BRICS, Sektor Kesehatan Jadi Andalan

Annisa ayu artanti • 03 Juni 2026 19:34
Ringkasnya gini..
  • Indonesia bersama negara anggota BRICS membuka peluang kerja sama dengan berbagai negara yang memiliki pengaruh besar di tingkat global.
  • Negara-negara BRICS menilai pembangunan berkelanjutan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi global sekaligus membuka ruang pertumbuhan baru.
St. Petersburg: Indonesia bersama negara anggota BRICS membuka peluang kerja sama dengan berbagai negara yang memiliki pengaruh besar di tingkat global. 
 
Pembahasan mengenai peluang kerja sama itu disampaikan dalam forum St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2026. 
 
Baca juga: Pemerintah dan Pengusaha Tiongkok-Indonesia Buka Babak Baru Inovasi Revolusi Industri Baru

Negara-negara BRICS menilai pembangunan berkelanjutan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi global sekaligus membuka ruang pertumbuhan baru, termasuk melalui penguatan peran perempuan dalam dunia usaha.

Indonesia tawarkan beragam sektor potensial

Representative BRICS Women’s Business Alliance (WBA) Indonesian Chapter sekaligus Deputy Chair on Healthcare Indonesian Business Women’s Association (IWAPI), Maika Nurhayati, mengatakan Indonesia memiliki sejumlah sektor unggulan yang masih memiliki ruang untuk dikembangkan bersama mitra internasional. Sektor tersebut meliputi kesehatan dan farmasi, produk herbal, industri halal, ketahanan pangan, hingga pertanian.
 
“Kami tau potensial sektor ini belum digarap optimal, maka kami membuka kolaborasi untuk kalian bekerja sama dengan Indonesia untuk mengoptimalkan potensi-potensi tersebut,” ucapnya dalam dialog dengan tema BRICS Is What Unites Us: Shared Victories and New Opportunities for Women’s Business, St. Petersburg, Rabu, 3 Juni 2026.

Menurut Maika, berbagai sektor tersebut memiliki peluang besar untuk menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru.

Industri kesehatan dan farmasi jadi fokus

Salah satu sektor yang mendapat perhatian khusus adalah kesehatan dan farmasi. Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk memperluas kolaborasi, baik dalam pengembangan produk kesehatan, riset farmasi, maupun produksi bahan baku obat.
 
Maika menjelaskan bahwa kerja sama di sektor farmasi sebenarnya sudah berjalan, salah satunya melalui pengadaan vaksin. Namun peluang pengembangan kolaborasi masih terbuka sangat luas.
 
Terlebih, kebutuhan akan sistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan menjadi perhatian banyak negara setelah berbagai tantangan global yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Rusia tertarik bangun kolaborasi

Minat kerja sama juga datang dari pelaku industri farmasi Rusia. President Velpharm Group of Companies, Lyudmila Scherbakova, menyampaikan ketertarikannya untuk menjalin kolaborasi lebih serius dengan negara-negara BRICS.
 
Velpharm Group merupakan perusahaan farmasi terintegrasi yang memiliki sumber daya dan dukungan energi untuk menunjang pengembangan industri farmasi berkelanjutan.
 
“Saya tertarik untuk melakukan kontak serius untuk berkolaborasi,” ucapnya.
 
Pernyataan tersebut menjadi sinyal positif bagi penguatan hubungan bisnis antara negara-negara anggota BRICS, khususnya dalam sektor kesehatan yang saat ini menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan