Ilustrasi pabrik pupuk - - Foto: Medcom/ Husen Miftahudin
Ilustrasi pabrik pupuk - - Foto: Medcom/ Husen Miftahudin

Pabrik Pupuk di Aceh Kembali Berhenti Beroperasi, Ini Penyebabnya

Antara • 11 Maret 2022 20:14
Banda Aceh: PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menghentikan pengoperasian pabrik amonia sejak dua minggu terakhir akibat kekurangan pasokan gas sebagai bahan baku.
 
"Pabrik yang memproduksi amonia dan pupuk urea tersebut terpaksa dihentikan akibat tidak adanya pasokan bahan baku gas," kata Direktur Operasi dan Produksi PIM Jaka Kirwanto di Lhokseumawe, Aceh, Jumat, 11 Maret 2022.
 
Pabrik amonia PIM-1 tersebut baru saja kembali diaktifkan setelah terhenti sejak 10 tahun akibat tidak adanya pasokan bahan baku dan kendala teknis di lapangan. Namun, pasokan gas yang diberikan sebelumnya hanya mampu menjalankan tes pengujian pabrik saja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara alokasi gas yang dijanjikan pemerintah hingga saat ini belum datang. 
Saat itu, kata Jaka, pasokan bahan baku hanya mencukupi untuk reaktivasi pabrik PIM-2. Pasokan gas untuk pabrik PIM-2 disuplai dari perusahaan migas Medco melalui jaringan pipa.
 
"Pemerintah sudah mengalokasikan lima kargo gas per tahun untuk pengoperasian pabrik amonia PIM-1, namun saat ini ada beberapa kendala yang menyebabkan bahan baku gas tidak dialokasikan," tambah dia,
 
Ia berharap PIM bisa mendapatkan pasokan bahan baku gas agar pabrik amonia PIM-1 dapat diaktifkan kembali, sehingga bisa memenuhi kebutuhan pupuk petani di Provinsi Aceh
 
"Pabrik PIM-1 dan PIM-2 memiliki kapasitas produksi yang sama yakni 570 ribu ton per tahun. Jika kedua pabrik ini dapat beroperasi maka kapasitas produksinya bisa mencapai dua kali lipat," pungkasnya.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif