"Untuk saat ini beras masih mencukupi untuk enam bulan kedepan," kata Kepala Dinas (Kadis) Disperindag Aceh Muslem Yacob, Rabu, 25 Maret 2020.
Muslem memperkirakan di Agustus 2020 akan ada penambahan stok beras hasil panen. Sebab itu, untuk beras dapat dipastikan tidak ada masalah hingga satu tahun ke depan.
Selain itu, untuk kebutuhan harga pangan lainnya seperti minyak goreng, telur, bawang, dan cabai, Disperindag Aceh memastikan tidak ada kendala dan stok masih mencukupi. Menurut dia, pedagang sudah mematuhi imbauan pemerintah agar tidak menjual kepada pembeli yang sifatnya memborong.
"Jadi mereka menjual sesuai dengan kebutuhan hariannya. Misalnya, untuk beras maksimal 10 kilogram (kg) setiap hari, kalau gula dua kg, dan minyak empat kg," ujar dia.
Oleh karena itu untuk memastikan stok bahan makanan aman, Muslem mengimbau kepada seluruh pedagang sembako agar mengendalikan penjualan dengan tidak melayani pembeli yang panic buying supaya stok bahan makanan terdistribusi untuk semua kalangan masyarakat.
"Mudah-mudahan kalau ini bisa dipatuhi oleh semua, dan masyarakat tidak melakukan panic buying, maka tidak akan ada masalah," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News