Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Foto; Medcom.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Foto; Medcom.

Lima Berita Terpopuler Ekonomi dalam Sepekan

Arif Wicaksono • 14 Agustus 2022 12:15
Jakarta: Berita ekonomi terpopuler Medcom.id dalam sepekan masih didominasi dari berita dalam negeri. Berita yang palin banyak dibaca adalah berita mengenai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pembangunan jalan tol Serang-Panimbang.
 
baca juga: 5 Top Berita Terpopuler Ekonomi: Proyeksi Inflasi RI hingga Tips Kartu Kredit Aman

Berikut rangkuman lima berita terpopuler ekonomi dalam sepekan:

1. Luhut: Kini, Waktu Tempuh Jakarta-Tanjung Lesung Cuma 2 Jam

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pembangunan jalan tol Serang-Panimbang nantinya dapat mempersingkat waktu tempuh Jakarta-Tanjung Lesung hanya dua jam.
 
Baca berita selengkapnya di sini.

2. Kemenkeu Masih Lihat Momen Penerapan Pajak Karbon di Akhir Tahun

 Kepala Pusat Kebijakan Sektor Keuangan Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Adi Budiarso mengaku terus mengamati momen yang tepat untuk penerapan pajak karbon pada akhir tahun ini.
 
Baca berita selengkapnya di sini.

3.  Ekonomi Makro Indonesia Masih Baik

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Arsjad Rasjid menyebut kondisi ekonomi makro Indonesia masih baik di tengah kondisi ekonomi dunia yang sedang tidak sehat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca berita selengkapnya di sini.

4. Citi Perkirakan Inflasi Inti RI Capai 3,5% di 2022

Kepala Ekonom Citi Indonesia Helmi Arman memperkirakan inflasi inti Indonesia akan naik menjadi 3,5 persen pada akhir tahun.
 
Baca berita selengkapnya di sini.

5. Menkeu Minta Pertamina Kendalikan Konsumsi Pertalite


Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta PT Pertamina (Persero) untuk segera melakukan pengendalian konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite. Sehingga, beban subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak semakin membengkak.
 
Baca berita selengkapnya di sini.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif