Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo. Foto : MI/Ramdani.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo. Foto : MI/Ramdani.

Kemenparekraf Dorong Solo Jadi Pilot Project Wisata Kebugaran

Nia Deviyana • 22 November 2021 17:47
Solo: Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mendorong pengembangan Wellness Tourism atau wisata kebugaran di Tanah Air, dengan Kota Solo dipilih menjadi pilot project bersama Yogyakarta dan Bali.
 
Angela mengatakan Kemenparekraf berkomitmen untuk memaksimalkan potensi wisata kebugaran terutama dari sisi strategi pemulihan pariwisata Indonesia, dimulai dari pengembangan dan mempromosikan wisata kebugaran di tiga daerah yaitu Solo, Yogyakarta, dan Bali.
 
"Semoga ajang promosi wisata kebugaran ini bisa menjadi top of mind bagi wisatawan nusantara hingga wisatawan mancanegara. Tidak hanya tiga daerah tersebut, ke depan masih banyak daerah-daerah lain, lantaran masih banyak lagi potensi-potensi lainnya yang bisa dikembangkan," ujarnya melalui keterangan tertulis yang dikutip Senin, 22 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Angela menuturkan wisata kebugaran menjadi suatu tren yang menjanjikan di masa pandemi dan pascapandemi, dikarenakan masyarakat saat ini semakin peduli terhadap kesehatannya. Mulai dari kesehatan fisik, mental, emosional, spiritual, dan bahkan sosial.
 
"Isu kesehatan menjadi isu yang paling banyak diperbincangkan saat ini. Untuk itu, kegiatan ini bisa mendorong pengembangan awareness tentang potensi wisata kebugaran di Indonesia, dan semakin mengukuhkan Kota Solo sebagai the city of java wellness," imbuhnya.
 
Angela menjelaskan, wellness tourism adalah wisata minat khusus yang bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh wisatawan. Di Indonesia, pengembangan pariwisata di sektor kesehatan sebenarnya telah diinisiasi sejak 2012. Harapannya, dapat mewujudkan Indonesia sebagai destinasi Pariwisata Kesehatan Dunia.
 
"Isu wisata kesehatan menjadi hal yang sangat menjanjikan, pada 2017 diperkirakan bahwa wisata kesehatan global memiliki nilai ekonomi sebesar USD639 miliar. Dan diperkirakan akan meningkat menjadi USD919 miliar pada 2022, dan diperkirakan akan menembus angka USD1.672 miliar di 2030,” paparnya.
 
Dia juga menjelaskan, saat pandemi sudah terlihat peningkatan pencarian di internet dengan topik "wellness destination". Di Indonesia sendiri pada 2017, menurut riset dari Global Wellness Tourism Economy, berada di peringkat ke-17 sebagai destinasi wisata kebugaran. Segmen ini bahkan tercatat mampu menyerap angkatan kerja sebanyak 1,31 juta orang.
 
"Walaupun menduduki peringkat ke-17, kita tidak boleh berkecil hati, justru ini kita jadikan peluang karena artinya masih ada kesempatan yang sangat besar bagi Indonesia untuk meningkatkan potensi wisata kebugaran secara global dan potensi pertumbuhannya di masa mendatang, terlebih kita memiliki kekayaan alam, budaya, dan tradisi yang menjadi aset penting bagi wisata kebugaran, seperti produk herbal, jamu, aromaterapi, meditasi, retret, makanan sehat, geotermal, dan masih banyak lagi," kata dia.
 
Sementara itu, Walikota Solo Gibran Rakabuming mengatakan wellness tourism yang telah menjadi gaya hidup dan mengubah perilaku masyarakat, dengan dukungan wisata kebugaran dari Kemenparekraf, Kota Solo bersama dengan Indonesia Wellness Institute (IWI) meluncurkan brand pariwisata Kota Solo yaitu, Solo Wellness City, City of Java Wellness.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif