Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Implementasi UU Cipta Kerja Diyakini Bisa Atasi Resesi

Ekonomi Omnibus Law UU Cipta Kerja
Whisnu Mardiansyah • 16 November 2020 19:18
Jakarta: Pengesahan Undang Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) menjadi angin segar bagi berbagai pihak. UU ini diyakini bisa menggeliatkan sektor usaha dan membangkitkan konsumsi rumah tangga setelah Indonesia dipastikan resesi.
 
Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji, mengapresiasi upaya pemerintah mendorong implementasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan belanja anggaran. Kebijakan ini akan dangat berdampak dibarengi dengan implementasi UU Cipta Kerja.
 
"Mudah-mudahan saja dengan dikombinasikan dengan adanya implementasi dari Omnibus Law secara efektif itu kita bisa menuju era revolusi 4.0," ujar Nafan dalam keterangan tertulis, Senin, 16 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


UU Ciptaker telah memberikan citra positif iklim investasi Indonesia di mata para investor. Harmonisasi kebijakan yang dituangkan dalam UU Ciptaker menghilangkan segala hambatan kegiatan investasi di Tanah Air.
 
"Kalau menurut saya investor juga akan mengapresiasi, dan mereka juga akan mengerti negara kita aman untuk investasi. Tapi juga di sisi lain lebih penting dilaksanakan," kata dia.
 
Dengan derasnya arus investasi yang masuk, akan timbul efek berganda pada berbagai kegiatan ekonomi, khususnya penciptaan lapangan kerja. Nafan berkesimpulan UU Cipta Kerja dapat menjaga keberlanjutan ekonomi nasional di masa depan.
 
"Saya berharap investor bisa cepat masuk ke Indonesia. Menurut saya ini pasti akan berdampak positif pada menciptakan lapangan kerja baru. Ini sangat penting dalam rangka meningkatkan sustainability perekonomian Indonesia," katanya.
 
(ADN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif