Menteri Perdagangan M Lutfi. Foto: MI/Abdullah
Menteri Perdagangan M Lutfi. Foto: MI/Abdullah

Surplus Neraca Dagang 2021 Diprediksi USD37 Miliar, Mendag: Pemecahan Rekor!

Ekonomi Ekspor neraca perdagangan indonesia Kementerian Perdagangan M.Lutfi
Husen Miftahudin • 13 Januari 2022 11:28
Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan 2021 menjadi tahun pemecahan rekor bagi perdagangan Indonesia. Ia bahkan optimistis Indonesia bisa meraup surplus neraca perdagangan di sepanjang 2021 sebesar USD36 miliar hingga USD37 miliar.
 
"Tahun ini, pertumbuhan perdagangan sangat kuat. Jika kondisi ini konsisten, surplus Indonesia pada 2021 berkisar USD36 miliar sampai USD37 miliar. Ini jumlah tertinggi, lebih tinggi dari 2011," ujar Lutfi dalam siaran persnya, Kamis, 13 Januari 2022.
 
Jika proyeksi surplus neraca dagang itu terealisasi, maka 2021 menjadi tahun dengan capaian surplus tertinggi sepanjang sejarah. Angka surplus tahunan 2021 juga sudah mengalahkan rekor surplus yang dipegang pada 2011 dengan capaian sebesar USD26,06 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun pada periode Januari-November 2021, surplus neraca perdagangan Indonesia sudah tercatat sebesar USD34,32 miliar. Pada periode yang sama, ekspornya juga sudah mencapai sebanyak USD209,16 miliar atau naik 42,62 persen dibanding periode yang sama 2020.
 
Dikatakannya bahwa ekspor nonmigas terbesar Indonesia berasal dari batu bara, diikuti minyak kelapa sawit (CPO), serta produk besi dan baja. Khusus untuk besi dan baja, pada periode Januari-November 2021 tercatat sebesar USD18,62 miliar atau tumbuh 92,83 persen dibanding periode yang sama 2020.
 
"Batu bara dan CPO tumbuh cukup baik, akan tetapi besi dan baja juga tumbuh sangat bagus sehingga diversifikasi ekspor menjadi lebih baik. Elektronik juga tumbuh cukup baik menempati posisi keempat," terangnya.
 
Namun, tegas Lutfi, yang terpenting adalah sektor otomotif yang juga mengalami peningkatan. "Diharapkan sektor otomotif tahun ini akan lebih meningkat lagi sehingga menjadi salah satu sektor yang paling penting untuk Indonesia," harap dia.
 
Sebelumnya, Lutfi juga memproyeksi ekspor Indonesia secara kumulatif di sepanjang 2021 mencatatkan kinerja gemilang. Ia bahkan percaya diri (pede) ekspor Indonesia secara kumulatif di sepanjang tahun lalu tersebut mencapai USD230 miliar.
 
"Indonesia sebagai negara mencatatkan rekor tertinggi daripada ekspornya, prediksi kita akan menyentuh kira-kira angka USD230 miliar," tuturnya.
 
Prediksi ekspor sebesar USD230 miliar ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan realisasi di 2020 yang hanya sebanyak USD163,31 miliar. Bahkan jauh lebih tinggi ketimbang ekspor sebelum masa pandemi covid-19 di 2019 yang secara kumulatif hanya tercatat sebesar USD167,53 miliar.
 
Selain itu, Lutfi juga yakin surplus neraca perdagangan pada Desember 2021 kembali mencatat rekor tertinggi. Adapun rekor tertinggi surplus neraca perdagangan terjadi pada November 2021 dengan torehan sebesar USD3,51 miliar.
 
"Surplus (neraca perdagangan) akan menjadi yang tertinggi dalam sejarah. Mudah-mudahan lewat dari USD3,5 miliar," tutup Lutfi.
 
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif