Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Makin Inklusif, Realisasi Investasi Didominasi di Luar Jawa

Ekonomi realisasi investasi Media Group Bahlil Lahadalia Kementerian Investasi MGN Summit 2022
Eko Nordiansyah • 27 Januari 2022 17:54
Jakarta: Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyebut, saat ini realisasi investasi di Indonesia semakin inklusif. Ini terlihat dari realisasi investasi yang menunjukkan adanya perimbangan antara investasi di Jawa dan luar Jawa.
 
Sepanjang 2021, realisasi investasi mencapai Rp901,02 triliun atau 101,1 persen dari target sebesar Rp900 triliun. Realisasi ini terdiri dari investasi di Luar Jawa Rp468,2 triliun atau 52 persen, sedangkan di Jawa tercatat Rp432,8 triliun atau 48 persen.
 
"Sejak kuartal III-2020 sampai kuartal IV-2021, Alhamdulillah investasi di luar Jawa sudah lebih besar dari di Jawa. Sekarang posisinya 52 persen di luar Jawa dan 48 persen di pulau Jawa," kata dia dalam MGN Summit 2022-Sinergi Bersama untuk Penguatan Sektor Riil, Kamis, 27 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan, meningkatnya realisasi investasi di luar Jawa ini tidak lepas dari hasil pembangunan infrastruktur yang dijalankan pemerintah. Dengan kata lain, fondasi yang telah diletakan pemerintah sebelumnya kini sudah mulai menunjukkan hasil.
 
"Artinya, pembangunan infrastruktur Pak Jokowi-JK lima tahun kemarin dari Sabang sampai Merauke yang masif itu telah menjadi instrumen pendorong bagi investor dalam maupun luar negeri untuk menanamkan investasinya di daerah," ungkapnya.
 
Selain itu, porsi realisasi investasi mulai berimbang terdiri dari Rp447 triliun atau 49,6 persen Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), dan Rp454 triliun atau 50,4 persen lainnya berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) pada tahun lalu.
 
"Di 2020 hampir semua lembaga dunia mengatakan FDI itu turun 30 persen, di Indonesia turunnya tujuh persen dan di 2021 kita FDI kita itu tumbuh delapan sampai 10 persen. Dan komposisinya sekarang adalah PMA itu 50,5 persen dan PMDN 49 persen," pungkas dia.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif