Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusi dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Foto: MI/Bagus Suryo.
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusi dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Foto: MI/Bagus Suryo.

Momentum Mudik Tingkatkan Perekonomian Daerah dari Hibernasi

Ekonomi ekonomi daerah menko pmk Lebaran 2022 Mudik 2022
Eko Nordiansyah • 04 Mei 2022 17:24
Jakarta: Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusi dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menilai momentum mudik berdampak positif pada perekonomian daerah. Apalagi masyarakat yang mudik menurut survei Kementerian Perhubungan mencapai lebih 85 juta orang.
 
Oleh karena itu pemerintah berupaya untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi pada saat mudik lebaran sekaligus menjaga kasus covid-19 tidak meningkat. Semua antisipasi sudah dilakukan pemerintah semaksimal mungkin agar prokes dan tata aturan dipatuhi.
 
"Memang dalam batas tertentu kita juga harus memberi toleransi mereka karena ini kan sudah 2 tahun tidak menikmati libur secara besar-besaran. Dan ini saatnya mereka memanfaatkan izin untuk berkunjung ke pusat wisata ini," kata dia dilansir dari laman Kemenko PMK, Rabu, 4 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kendati demikian, yang paling penting adalah para pemudik harus dipastikan sudah mendapatkan vaksin minimal dosis kedua atau booster. Tempat wisata juga diwajibkan untuk menggunakan aplikasi Peduli Lindungi guna memastikan wisatawan yang berkunjung telah divaksin.
 
"Nah sekarang ini bagaimana agar berbagai tempat wisata bisa disiplin terutama memberlakukan kewajiban mereka hadir itu harus prokes dan sudah di booster. Paling tidak sudah divaksin dua kali," jelas Muhadjir.
 
Ramainya tempat wisata saat ini dinilai Muhadjir mampu menjadi momentum untuk memperbaiki kondisi ekonomi di Indonesia. Pemerintah juga telah menargetkan momentum lebaran ini untuk mendorong pemulihan ekonomi setelah dua tahun mengalami hibernasi.
 
"Karena itu dari beberapa lini sudah kita siapkan misalnya manajemen lalin, kita tata betul kita upayakan risikonya seminim mungkin dan agar berbagai hambatan bisa kita atasi," ungkapnya.
 
Selain itu, pemerintah juga sudah mengantisipasi arus balik, dan menjamin ketersediaan bahan pangan terutama bahan pokok. Kemudian bagi masyarakat yang tidak mampu, pemerintah juga mendorong dengan pemberian bansos selama tiga bulan yang dirapel pada April.
 
"Dengan begitu akan ada semacam multiplier effect akan terjadi keterkaitan satu sama lain untuk sama sama memicu perkembangan ekonomi. Dan memang sekarang yang menjadi andalan adalah sektor pariwisata termasuk disitu kuliner dan tempat kunjungan lain," ujar dia.
 
Lanjutnya, UMKM diharapkan bisa memanfaatkan momentum ini untuk segera mengambil peran dalam upaya pemulihan ekonomi. Karena hampir 80 persen pelaku ekonomi di Indonesia adalah UMKM sehingga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.
 
"Kendati demikian, kekhawatiran akan lonjakan covid-19 masih tetap ada, oleh karena itu pemerintah terus meningkatkan kewaspadaan dan ini akhirnya soal taruhan, taruhan antara berani atau tidak dan kita putuskan kita berani. Sesuai dengan arahan dari presiden, kita buka Lebaran tahun ini untuk mudik," pungkasnya.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif