Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Begini Kesiapan Pemerintah Hadapi Omicron

Desi Angriani • 13 Desember 2021 15:05
Jakarta: Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membeberkan kesiapan pemerintah dalam menghadapi penyebaran varian baru covid-19, Omicron, kepada para investor Amerika Serikat (AS).
 
Hal pertama yang dilakukan pemerintah dengan melarang masuknya warga asing dari negara Afrika Selatan, Botswana, Lesotho, Eswatini, Mozambique, Malawi, Zambia, Zimbabwe, Angola, Namibia, dan Hong Kong. Pemerintah juga mengidentifikasi kemungkinan mutasi virus dari warga negara Indonesia yang baru pulang dari luar negeri.
 
"Tapi kami mengurangi secara drastis kemungkinan mutasi ini datang ke Indonesia secara besar-besaran. Jika kita dapat mengidentifikasi dengan cepat dan hanya beberapa wisatawan yang terjangkit Omicron masuk ke Indonesia, maka kita berada dalam kondisi yang cukup baik," ujarnya dalam 9th US-Investment Summit secara virtual, Senin, 13 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Budi melanjutkan percepatan program vaksinasi covid-19 menjadi kunci kesiapan berikutnya lantaran mampu mendorong kekebalan komunitas atau herd immunity. Hal ini terbukti dari survei prevalensi antibodi masyarakat/seroprevalence survey yang menunjukkan banyak masyarakat Indonesia memiliki kekebalan super akibat terinfeksi dan dibarengi dengan suntikan vaksin covid-19.
 
Data vaksinasi covid-19 per 12 Desember 2021, sebanyak 6.489.638 juta orang telah mendapat suntikan vaksin covid-19 tahap I. Kemudian 102.910.182 orang sudah divaksinasi tahap II, dan 1.257.133 orang mendapatkan vaksin booster atau vaksinasi tahap III.
 
Jumlah penerima vaksin tersebut membuat Indonesia berada dalam urutan ke lima secara global dalam vaksinasi covid-19, setelah Tiongkok, India, Amerika Serikat, dan Brasil.
 
"Kita sudah melewati banyak negara," imbuhnya.
 
Ia menambahkan vaksinasi juga mulai menyasar anak berusia 6-11 tahun dengan target 26,8 juta anak. Vaksinasi anak dimulai di provinsi dan kabupaten/kota dengan kriteria cakupan vaksinasi dosis pertama di atas 70 persen dan vaksinasi lanjut usia (lansia) di atas 60 persen.
 
Ada 106 kabupaten/kota dari 11 provinsi yang telah memenuhi syarat ini. Vaksinasi pada rentang usia ini akan menekan penyebaran virus Omicron dari anak-anak kepada orang tua atau keluarganya.
 
"Kami akan membuka vaksinasi untuk anak-anak berusia antara enam hingga 11 tahun untuk memastikan bahwa anak-anak ini tidak terinfeksi oleh Omicron," pungkas dia.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif