Dirjen Migas Laode Sulaeman di seremoni pelepasan distribusi di Cilegon, Kamis 19 Februari 2026 (Foto: Medcom.id/Syahrul Ramadhan)
Dirjen Migas Laode Sulaeman di seremoni pelepasan distribusi di Cilegon, Kamis 19 Februari 2026 (Foto: Medcom.id/Syahrul Ramadhan)

Krakatau Steel Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Pengiriman Perdana Pipa Proyek Dumai–Sei Mangkei

Muhammad Syahrul Ramadhan • 19 Februari 2026 16:29
Ringkasnya gini..
  • PT Krakatau Pipe Industries resmi memulai pengiriman perdana pipa baja untuk proyek Pipa Gas Transmisi Dusem.
  • Konsorsium Krakatau Steel dipercaya untuk memasok total 83.000 ton pipa baja.
  • Nilai TKDN proyek Pipanisasi Dusem ini mencapai 60 persen.
Cilegon: PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS), melalui anak usahanya PT Krakatau Pipe Industries (Krakatau Pipe), secara resmi memulai pengiriman perdana pipa baja untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Pipa Gas Transmisi Dumai–Sei Mangkei (Dusem). Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen perseroan dalam mempercepat penguatan infrastruktur energi nasional dengan material lokal berkualitas dunia.
 
Konsorsium Krakatau Steel dipercaya untuk memasok total 83.000 ton pipa baja jenis Electric Resistance Welding (ERW) dan Helical Submerged Arc Welding (HSAW). Produk ini diproduksi dengan spesifikasi internasional API 5L X52 PSL 2, yang dirancang khusus untuk menahan tekanan ekstrem guna menjamin keamanan operasional jangka panjang.

Integrasi Jaringan Gas Sumatra–Jawa

Dirjen Migas Laode Sulaeman memberikan apresiasi tinggi atas peran Krakatau Steel Group yang bersinergi bersama para anggota KSO atas langkah-langkah cepat dan terukur sehingga proyek ini masih berada pada timeline yang sangat meyakinkan.
 
“Kita harapkan nanti rencananya ada first welding di pertengahan Maret,” ujar Laode Sulaeman dalam 

Dirinya menjelaskan bahwa jalur pipa sepanjang 541 km ini merupakan infrastruktur vital yang akan menyatukan jaringan transmisi gas dari Sumatra hingga Jawa.
 
“Kalau ini sudah terbangun, Krakatau Steel Group sudah membantu kami membangun hampir 900 kilometer pipa sebagai bagian dari membangun ketahanan energi nasional,” jelas Laode dalam Seremoni pelepasan distribusi di Cilegon, Kamis 19 Februari 2026.

Sinergi BUMN & Kedaulatan Industri

Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Hernowo, berterima kasih kepada Dirjen Migas yang telah kembali mempercayakan Krakatau Steel Group. Dirinya memastikan bahwa proses deliver sesuai dengan yang ditargetkan.
 
“Krakatau Steel Group berkomitmen untuk terus mendukung agenda-agenda dari Dirjen Migas untuk menyediakan layanan terbaik dalam membangun ketahanan energi,” ujar Hernowo.  

Komitmen Optimalisasi Produk Lokal dengan TKDN 60%

Selain memenuhi spesifikasi teknis yang ketat, penggunaan pipa produksi Krakatau Steel Group dalam proyek ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengoptimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Dengan estimasi nilai TKDN mencapai 60%, proyek Pipanisasi Dusem menjadi preseden penting dalam kemandirian industri nasional.
 
Hal ini sejalan dengan arahan Presiden untuk memprioritaskan material dalam negeri dalam setiap Proyek Strategis Nasional, yang tidak hanya menghemat devisa negara tetapi juga memberikan multiplier effect bagi ekosistem industri baja domestik.

Sejalan dengan Asta Cita

Pengiriman perdana pipa baja Proyek Dumai–Sei Mangkei oleh Krakatau Steel Group selaras dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat kedaulatan energi, mendorong hilirisasi industri, serta meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.
 
Langkah Krakatau Steel ini menjadi wujud konkret dukungan terhadap agenda besar pemerintahan dalam membangun kemandirian ekonomi nasional yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.
 
Proyek Pipanisasi Dusem merupakan bagian dari jaringan pipa gas bumi dari Duri hingga Belawan. Ditargetkan rampung pada 2027, proyek ini akan mengalirkan gas dari Wilayah Kerja (WK) Andaman ke Jawa, menciptakan efisiensi energi nasional yang signifikan serta mendukung transisi energi hijau di Indonesia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan