Ilustrasi - - Foto: Medcom/ Suci Sedya Utami
Ilustrasi - - Foto: Medcom/ Suci Sedya Utami

Setoran Hulu Migas Diramal Lampaui Target

Ekonomi skk migas Minyak Mentah penerimaan negara bukan pajak Proyek Hulu Migas
Suci Sedya Utami • 30 September 2020 17:35
Jakarta: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memperkirakan penerimaan negara dari sektor hulu migas melampaui target akhir tahun. Target penerimaan negara bukan pajak ini sebesar USD5,86 miliar dengan outlook mencapai USD6,74 miliar dan asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar USD38 per barel.
 
"Capaian Agustus 2020 USD6,42 miliar atau 109 persen dari target," kata
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Rabu, 30 September 2020.
 
Perkiraan yang di atas target tersebut tidak terlepas dari outlookliftingmigas yang diperkirakan mencapai 99,5 persen dari target APBN-P 2020. Rinciannya untukliftingminyak sebesar 705 ribu barel per hari (bph), dan salur gas sebesar 5.506 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Plt. Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Susana Kurniasih menambahkan penerimaan negara akan meningkat lebih tinggi jika realisasi ICP meningkat dari asumsi tersebut. Sebagai catatan, rata-rata ICP September 2020 adalah USD39,8 per barel.

 
Menurutnya realisasiliftingminyak di Agustus yang melampaui target, serta EMCL (ExxonMobil Cepu Ltd.) yang mempercepat pemeliharaan fasilitas produksi Banyu Urip akan menambah produksi 450 ribu barel minyak atau rerata tahunan sekitar 1.200 bph.
 
"Sedangkan untuk gas, kami berharap para buyer dapat melakukan penyerapan secara maksimal, sehingga terdapat tambahanliftingsenilai 70 MMSCFD dan capaian bisa lebih bagus,” ujar Susana.
 
Adapun kegiatan pemboran diperkirakan turut naik pada kuartal IV-2020 sesuai dengan Heads of Agreement transisi Wilayah Kerja (WK) Rokan yang telah disepakati sebelumnya. Investasi pengeboran akan dilaksanakan November 2020 sebagai upaya menahan laju produksi WK Rokan setelah selama dua tahun tidak dilakukan pengeboran.
 
Sedangkan beberapa capaian lain, Reserve Replacement Ratiosudah mencapai 67,6 persen dengan perkiraan di akhir tahun sebesar 129,1 persen atau penambahan cadangan sebesar 952,7 juta barel setara minyak (MMBOE).
 
"Hal lainnya adalah untuk nilai investasi hulu migas mencapai USD6,1 miliar dan untuk pengendaliancost recoverysaat ini USD5,3 miliar," ulas Susana.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif