Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto: dok Kemenperin.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto: dok Kemenperin.

Silaturahmi Virtual ala Menteri Perindustrian

Ekonomi rehat kementerian perindustrian
Ilham wibowo • 25 Mei 2020 09:52
Jakarta: Hari raya umat Islam yang jatuh pada 1 Syawal 1441 Hijriah bertepatan dengan penanganan pandemi virus korona (covid-19). Rutinitas yang kerap dilakukan setelah selesai menjalankan ibadah puasa selama Ramadan seperti menerima tamu pun dilakukan dengan cara berbeda.
 
Seperti Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita yang tetap berada di rumah bersama keluarganya kecil dalam momentum Lebaran kali ini. Tidak ada kegiatan gelar griya atau open house yang biasanya dilakukan untuk menyambut mitra kerja dan keluarga besar Kemenperin.
 
"Silaturahmi Hari Raya Idulfitri tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Saya didampingi istri bersilaturahmi secara virtual dengan jajaran pejabat Kementerian Perindustrian dan juga asosiasi industri," kata Agus disampaikan melalui akun Instagram pribadinya @agusgumiwangk, dikutip Senin, 25 Mei 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam kondisi new normal ini komunikasi tetap bisa dilakukan tanpa mengurangi kualitas niat dan makna utama dari perayaan Idulfitri. Menurut Agus, saling ikhlas memaafkan merupakan inti di pertemuan virtual tersebut.
 
"Silaturahmi virtual ini juga merupakan simbol bahwa wabah covid-19 bukan sebuah hambatan untuk terus menjalin silaturahmi di Hari Raya Idulfitri. Selamat Idulfitri 1441 Hijriyah, mohon maaf lahir dan batin," ungkapnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Agus menyampaikan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan untuk mendukung industri manufaktur dalam mengantisipasi dampak pandemi agar tidak semakin terpuruk. Upaya itu memerlukan kerja sama tidak hanya dari pihak Kemenperin, tetapi juga lintas kementerian dan lembaga.
 
"Jika hanya membutuhkan tanda tangan saya, mungkin bisa cepat. Namun, ada berbagai hal yang perlu diselesaikan lintas kementerian, sehingga membutuhkan waktu," ujar politisi Partai Golongan Karya ini.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif