Ilustrasi Pupuk Kaltim menyiapkan pupuk Urea nonsubsidi - - Foto: Istimewa
Ilustrasi Pupuk Kaltim menyiapkan pupuk Urea nonsubsidi - - Foto: Istimewa

Antisipasi Kelangkaan, Pupuk Kaltim Siapkan Produk Nonsubsidi

Ekonomi pupuk subsidi
Husen Miftahudin • 21 Juli 2020 12:22
Jakarta: PT Pupuk Kaltim menyiapkan pupuk Urea nonsubsidi di setiap distributor dan kios resmi di seluruh wilayah distribusi perusahaan. Hal ini sebagai langkah antisipasi kelangkaan pupuk sekaligus memenuhi kebutuhan petani jelang musim tanam.
 
General Manager (GM) Pemasaran Non PSO Pupuk Kaltim M Eddy Hardianto mengatakan ketersediaan pasokan nonsubsidi dilakukan untuk mendukung masa tanam tetap berjalan lancar. Ini menyusul adanya Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2020 yang mewajibkan petani yang telah terdaftar dalam Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK) untuk dapat mengakses pupuk bersubsidi di 2020 ini.
 
"Jumlah yang bisa didapat pun wajib sesuai kuota atau alokasi yang telah ditetapkan masing-masing pemerintah daerah. Bagi petani yang belum atau tidak terdaftar di E-RDKK, tetap dapat memenuhi kebutuhan pupuk selama masa tanam dengan alokasi non subsidi yang telah disiapkan Pupuk Kaltim," ujar Eddy dalam keterangan tertulisnya Selasa, 21 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Eddy menjelaskan untuk musim tanam tahun ini, Pupuk Kaltim menyiapkan Urea non ubsidi yang bisa didapatkan petani sesuai kebutuhan. Artinya, petani tidak harus mengacu pada aturan E-RDKK seperti pupuk subsidi, sehingga bisa diakses secara mandiri dengan jumlah yang diinginkan sesuai kebutuhan lahan.

 
"Bagi petani yang belum masuk E-RDKK, tetap bisa mendapatkan pupuk dari produk nonsubsidi sesuai kebutuhan pemupukan lahan," ungkapnya.
 
Menurut Eddy, kandungan dan unsur produk nonsubsidi tidak kalah dengan urea subsidi, dengan pemakaian yang juga lebih hemat. Kandungan nitrogen urea nonsubsidi dinilai cocok untuk membantu mempercepat pertumbuhan tanaman serta membuat daun menjadi lebih segar, hijau, dan rimbun.
 
Begitu juga dari sisi mutu, pupuk Urea Daun Buah telah memiliki standar internasional dan bersertifikat SNI. Bahkan produk ini telah diekspor ke luar negeri. "Jadi petani tidak perlu khawatir dengan Urea non subsidi Pupuk Kaltim, karena kualitasnya sangat baik," klaim Eddy.
 
Pupuk Kaltim menyiapkan minimal 500 kilogram Urea Daun Buah di setiap kios, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan pupuk sesuai kebutuhan. Produk ini telah diujikan pada beberapa komoditas di berbagai daerah di Indonesia melalui Demonstration Plot (Demplot) pola pemupukan berimbang Pupuk Kaltim.
 
"Kami berharap ketersediaan pupuk Urea Daun Buah bisa membantu petani mencukupi kebutuhan pupuk saat musim tanam," lanjut dia.
 
Bagi petani yang butuh pendampingan untuk pola pemupukan berimbang, Pupuk Kaltim juga mempunyai tenaga lapangan di setiap kabupaten yang siap memberikan arahan dan masukan terkait penggunaan pupuk secara tepat. Sebab, urai Eddy, salah satu faktor peningkatan produktivitas tidak hanya dari penggunaan pupuk, tapi juga metode pengelolaan lahan dan pemilihan benih, hingga pola waktu pemberian pestisida yang tepat.
 
"Banyaknya faktor yang mempengaruhi produktivitas tanaman pun menuntut petani paham akan hal tersebut. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga lapangan kami. Mereka siap membantu petani untuk tata cara pemupukan yang baik, termasuk pengelolaan lahan dan pemilihan benih," pungkas Eddy. 

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif