Melalui aksi Dimudikin dan Kidum yang diprakarsai oleh Sprite, ratusan pemilik warung difasilitasi untuk bisa bertemu keluarga di kampung halaman saat Hari Raya.
Dian menjelaskan kedua program tersebut dihadirkan untuk memfasilitasi mudik gratis kepada para pemilik warung bertemu dengan keluarga mereka pada momen Lebaran.
"Warung itu punya tempat spesial di hati semua orang, termasuk saya. Saya paham banget kalau para pemilik warung juga pingin kumpul bareng keluarga pas Lebaran," ujar Dian dalam sebuah acara Ramadhan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dilansir Antara, Jumat, 27 Februari 2026.
300 pemilik warung berangkat mudik gratis
Program Dimudikin memberikan fasilitas perjalanan bagi sekitar 300 pemilik warung menuju rute Jawa Utara, Jawa Selatan, hingga Sumatera.Peserta yang telah mendaftar secara daring dikoordinasikan melalui aplikasi perpesanan dan dijadwalkan berangkat pada 16 Maret 2026 dari Plaza Tenggara, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Terdapat tiga rute utama yang disiapkan, yakni Jalur Pantura sampai Surabaya, Jalur Selatan sampai Malang, dan Rute Sumatera hingga Lampung
Para peserta mudik gratis ini juga dibekali paket perjalanan (travel kit) yang berisi jaket, bantal leher, tas lipat, kotak camilan, hingga stok minuman untuk menunjang kenyamanan selama perjalanan.
| Baca juga: Dibuka 1 Maret, Ini Link Resmi Pendaftaran Mudik Gratis Kemenhub |
Program Kidum menghadirkan keluarga dihadirkan ke Jakarta
Selain mengantar pemilik warung pulang kampung, inisiatif ini juga menghadirkan program Kidum kebalikan dari kata mudik.Program ini mendatangkan rombongan 10 keluarga terpilih dari pemilik warung asal Sumatera dan Lampung menuju Jakarta. Rombongan dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Bakauheni pada 17 dan 25 Maret 2026 menggunakan feri dan bus.
Skema ini memberi solusi alternatif bagi pemilik warung yang tidak bisa meninggalkan usahanya terlalu lama, namun tetap ingin merayakan Lebaran bersama keluarga.
Kampanye digital dengan sentuhan AI
Tak hanya mendukung program mudik, Dian juga ambil bagian dalam video promosi digital yang menyasar sekitar 330 ribu pemilik warung. Kampanye ini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).Melalui sistem personalisasi konten berbasis prompt, pemilik warung dapat membuat materi promosi yang menampilkan figur Dian sebagai bagian dari iklan warung mereka. Inisiatif ini memungkinkan pelaku usaha kecil memanfaatkan popularitas figur publik dengan pendekatan yang lebih relevan dan personal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News