Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto: dok Kemenperin.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto: dok Kemenperin.

Kemenperin Terapkan Mekanisme Ketat dalam Impor Garam dan Gula

Ekonomi garam Kementerian Perindustrian impor garam
Nur Azizah • 05 Oktober 2020 19:26
Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan perizinan importasi bahan baku gula dan garam industri berada di Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
 
Kemenperin memiliki mekanisme ketat di dalam verifikasi, khususnya berkaitan dengan jumlah kebutuhan garam atau gula untuk industri penggunanya.
 
"Kami menggunakan dan bekerja sama dengan pihak ketiga, Sucofindo, sehingga hasil verifikasi kami harap menjadi objektif," kata Agus, saat konferensi pers virtual, Senin, 5 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu pihaknya tidak akan membiarkan bahan baku yang diimpor oleh industri merembes ke pasar, sehingga mengganggu petani gula dan garam.
 
"Ini akan kami berikan sanksi yang sangat tegas bagi industri yang sudah kami berikan izin impor bahan baku industri, dan malah salah gunakan untuk merembes ke pasar. Akan kami berikan sanksi tegas," tegas Agus.
 
Dia menyampaikan kebutuhan garam untuk industri, bahan baku industri dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada 2020 dibanding 2019 meningkat 6,8 persen dari kebutuhan garam industri.
 
"Kita prediksi ke depan akan terus menerus meningkat kebutuhan garam industri sejalan dengan peningkatan kapasitas para industri pengguna yang sebagian besar adalah chlor alkali yakni PT Asahi Mas, Sulfindo, Riau Andalan Pulp & Paper, dan sebagainya. Jadi kami harap ke depan kebutuhan garam industri akan semakin besar sejalan dengan pertumbuhan industri," pungkasnya.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif