Program kartu prakerja. Foto : Setkab.
Program kartu prakerja. Foto : Setkab.

OVO Jadi Mitra Resmi Uang Elektronik Kartu Prakerja

Ekonomi ovo Kartu Prakerja
Husen Miftahudin • 12 April 2020 18:35
Jakarta: Pemerintah resmi meluncurkan program Kartu Prakerja untuk meningkatkan kompetensi kerja, produktivitas, daya saing, serta mengembangkan jaring pengaman sosial selama pandemi virus korona (covid-19) di Indonesia. Platform pembayaran digital, OVO pun dipilih menjadi mitra resmi uang elektronik bersama dengan BNI.
 
Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra menegaskan pihaknya akan terus berupaya untuk membantu pemerintah mengatasi dampak pandemi covid-19. Dalam hal ini OVO mendistribusikan dana bantuan pemerintah untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja muda Indonesia.
 
"Ada lima orang engineer OVO dan dua orang desainer UI/UX Bareksa yang kami kerahkan untuk ikut membangun sistem Kartu Prakerja di bawah arahan Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari," ungkap Karaniya dalam keterangan tertulis yang dikutip Medcom.id, Jakarta, Minggu, 12 April 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Engineer OVO dikerahkan untuk ikut membangun sistem Kartu Prakerja agar peserta program dapat mengakses, melakukan registrasi, dan menerima dana bantuan secara daring. Proses program Kartu Prakerja secara daring tersebut dirasa penting mengingat anjuran pemerintah terkait pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan beraktivitas dari rumah.
 
Karaniya optimistis Kartu Prakerja dapat berkontribusi secara signifikan dalam mengurangi tingkat pengangguran muda yang jumlahnya sebanyak 3,7 juta jiwa. Juga bisa membantu meningkatkan kemampuan dan pengetahuan serta kompetensi agar sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini.
 
Sebagai mitra resmi pembayaran digital program Kartu Prakerja, OVO mendapat amanat untuk menyalurkan dana insentif senilai Rp600 ribu setiap bulan yang akan ditransfer dalam beberapa tahap selama empat bulan ke akun uang elektronik para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dalam program ini. Peserta akan memperoleh bantuan pelatihan senilai Rp1 juta untuk digunakan di platform Digital Mitra.
 
"Melalui program Kartu Prakerja, peserta dapat mengikuti berbagai pelatihan yang dipersyaratkan industri yang ada dalam layanan Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker). Dengan program Kartu Prakerja, peserta dapat memperoleh kemampuan baru untuk masuk di dunia kerja namun tetap menerapkan physical distancing lewat belajar online," jelas dia.
 
Karaniya mengapresiasi langkah progresif pemerintah yang telah melibatkan industri keuangan elektronik sebagai pilar penting dalam program Kartu Prakerja.
 
"Memanfaatkan kapasitas dan jangkauan teknologi digital menjadi kunci penting bagi terciptanya kesetaraan akses bagi seluruh calon peserta di pelosok Indonesia, termasuk mereka yang belum memiliki rekening bank," ucapnya.
 
Selain OVO dan BNI, pemerintah juga menggandeng delapan mitra resmi lainnya untuk platform digital seperti, Tokopedia dan RuangGuru. Adapun syarat untuk menjadi peserta Kartu Prakerja adalah Warga Negara Indonesia yang berusia minimal 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal, merupakan pekerja, pencari kerja maupun pegiat usaha mikro dan kecil.
 
Calon peserta juga perlu menginput data dan mengikuti seleksi online. Pendaftaran peserta Kartu Prakerja bisa dilakukan secara online di laman https://prakerja.go.id/.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif