Platform pembayaran digital, OVO, akan menyalurkan subsidi tagihan listrik kepada keluarga berpenghasilan rendah dalam Gerakan Light Up Indonesia. Ilustrasi: Medcom.id
Platform pembayaran digital, OVO, akan menyalurkan subsidi tagihan listrik kepada keluarga berpenghasilan rendah dalam Gerakan Light Up Indonesia. Ilustrasi: Medcom.id

OVO Salurkan Donasi Listrik ke Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Ekonomi ovo virus corona
Annisa ayu artanti • 23 April 2020 19:08
Jakarta: Platform pembayaran digital, OVO, akan menyalurkan subsidi tagihan listrik kepada keluarga berpenghasilan rendah dalam Gerakan Light Up Indonesia.
 
Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra mengatakan Gerakan Light Up Indonesia diinisiasi oleh Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) bersama PT Glotech Prima Vista (Do-It) dan didukung oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).
 
Menurutnya, di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan oleh pemerintah guna menekan laju penyebaran covid-19, banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan sehingga mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka, termasuk untuk tagihan listrik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


OVO menjadi mitra untuk memfasilitasi crowdfunding dan pencairan donasi bantuan tagihan listrik tersebut.  
 
"Melalui Gerakan Light Up Indonesia bersama PLN dan YCAB, teknologi kami memungkinkan pengguna OVO melakukan crowdfunding melalui aplikasi OVO dan kami juga turut membantu mencairkan donasi tagihan pembayaran listrik secara digital guna menjaga jarak sosial dan melindungi keselamatan para keluarga ini," kata Karaniya dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 23 April 2020.
 
Pada tahap awal, gerakan ini menargetkan hingga 100 ribu keluarga yang akan menikmati akses ke listrik di rumah mereka sehingga penghasilan mereka dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan lain seperti makanan dan keperluan kesehatan.
 
Selain itu, Karaniya menjelaskan listrik juga sangat penting bagi anak-anak agar dapat melanjutkan studi mereka di rumah, baik melalui jaringan
internet maupun menonton program televisi mengenai edukasi pendidikan
 
Crowdfunding yang dijalankan lewat gerakan Light Up Indonesia ini akan menyubsidi tagihan listrik hingga maksimum Rp100 ribu per penerima manfaat. Ia mengatakan, bagi keluarga yang tagihannya melebihi jumlah tersebut, maka mereka dapat dengan mudah membayar selisihnya melalui aplikasi OVO yang menyediakan akses tanpa batas dan tanpa kontak.
 
Inisiator Light Up Indonesia & CEO Do-It Jennifer Claudia menambahkan penggunaan digitalisasi untuk mendorong crowdfunding dan pencairan donasi bantuan tagihan listrik ini, akan membantu memastikan bahwa gerakan ini efisien, tepat sasaran dan transparan.
 
"Do-It dan OVO sebagai mitra teknologi, merasa terhormat dipilih oleh PLN dan YCAB untuk melaksanakan gerakan ini. Kami harapkan program Light Up Indonesia dapat mendukung upaya pemerintah dalam meringankan beban masyarakat," tukasnya. 
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif