Dewan Komisaris PLN melalui Komite Audit melaksanakan site visit dan cek fisik Penghapusbukuan Aset Tetap Tidak Beroperasi (ATTB) Batch 1 Tahun 2026 di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Bekasi.
Kehadiran Dewan Komisaris menjadi wujud nyata pengawasan aktif perusahaan dalam memastikan setiap proses pengelolaan aset berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi guna mendukung transformasi PLN.
Pengawasan aset untuk dukung transformasi PLN
Dalam kunjungan tersebut, komite audit melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi fisik aset yang diusulkan untuk penghapusbukuan, termasuk verifikasi kesesuaian data administrasi dengan kondisi aktual di lapangan.Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku serta mendukung optimalisasi pemanfaatan aset perusahaan.
| Baca juga: PLN Indonesia Power Dorong Green Lifestyle Lewat Program Clean Energy Day, Apa Itu? |
Pengelolaan aset yang efektif tidak hanya berdampak pada efisiensi internal perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Optimalisasi aset memungkinkan PLN lebih fokus mengalokasikan sumber daya pada penguatan infrastruktur ketenagalistrikan, peningkatan keandalan sistem transmisi, serta percepatan layanan kelistrikan yang aman dan berkelanjutan bagi pelanggan.
Manager Unit Pelaksana Transmisi Pulogadung, Rizal Pahlevi, menyampaikan pengelolaan aset yang akuntabel merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan operasional sistem tenaga listrik.
“Setiap proses pengelolaan aset di PLN bukan hanya tentang administrasi perusahaan, tetapi juga tentang memastikan sistem kelistrikan yang menopang aktivitas masyarakat tetap berjalan optimal, andal, dan siap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 8 Mei 2026.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIT JBB, Himmel Sihombing, menegaskan bahwa penguatan tata kelola aset menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi PLN menuju perusahaan energi yang semakin modern, efisien, dan terpercaya.
PLN terus memastikan setiap aset perusahaan dikelola secara profesional, transparan, dan memberikan nilai tambah bagi keberlangsungan sistem ketenagalistrikan.
"Melalui pengawasan yang baik dan optimalisasi aset yang tepat, kami ingin memastikan layanan kelistrikan kepada masyarakat tetap andal serta mampu mendukung kebutuhan energi bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional,” ujar Himmel.
Melalui sinergi antara fungsi pengawasan Dewan Komisaris, manajemen, dan unit pelaksana, PLN terus memperkuat transformasi bisnis yang berorientasi pada efisiensi, transparansi, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News