Ilustrasi. Foto: Dok.MI
Ilustrasi. Foto: Dok.MI

Proyek Gasifikasi Jadi Prioritas Bos Baru Bukit Asam

Annisa ayu artanti • 05 April 2021 18:52
Jakarta: Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Suryo Eko Hadianto akan memprioritaskan proyek gasifikasi di bawah kepemimpinannya.
 
"Prioritas pertama saya adalah DME (Dimethyl Ether) harus segera dieksekusi, yaitu proyek gasifikasi," kata Suryo dalam konferensi pers virtual, Senin, 5 April 2021.
 
Untuk mempercepat proses hilirisasi tersebut, PTBA akan fokus menggenjot produksi dari kapasitas yang telah ada.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"PTBA mengembangkan hilirisasi, perlu modal yang besar. Segera create dana yang cukup besar akan kita lakukan dengan dongkrak kapasitas existing yang ada menuju PTBA emas, 50 juta ton (batu bara)," jelasnya.
 
Menurutnya, dengan produksi mencapai 50 juta ton akan mengerek pendanaan yang cukup besar sehingga proyek-proyek yang tengah digarap tidak terkendala.
 
"Kalau kita punya pendanaan yang cukup besar, mampu me-leverage pendanaan dari luar cukup besar, sehingga seluruh proyek tidak akan ada kendala terkait dengan pendanaan," tuturnya.
 
Direktur Pengembangan Usaha Fuad Iskandar Zulkarnain Fachroeddin menambahkan, saat ini produksi PTBA masih di bawah 30 juta ton. Sehingga memang diperlukan peningkatan produksi yang masif untuk mendongkrak kinerja proyek lain.
 
"Gasifikasi prioritas utama yang mesti kita dorong dan segerakan eksekusinya. PTBA emas, jumlah kita masih di bawah 30 juta ton," jelas Fuad.
 
Adapun untuk 2021, perusahaan menargetkan volume produksi batu bara meningkat dari 24,8 juta ton pada 2020 menjadi 29,5 juta ton pada 2021. Perseroan juga menargetkan kenaikan penjualan batu bara dari 26,1 juta ton pada 2020 menjadi 30,7 juta ton pada 2021.
 
Sementara itu, proyek gasifikasi batu bara merupakan salah satu proyek strategis nasional. Terdapat dua proyek gasifikasi PTBA yang di dalam Perpres 109 Tahun 2021 menjadi proyek strategis nasional, yaitu Hilirisasi Gasifikasi Batu Bara di Tanjung Enim dan Kawasan Industri-Bukit Asam Coal Based Industrial Estate (BACBIE)-Tanjung Enim.  
 
PTBA, Pertamina, dan Air Products optimistis proyek pengembangan DME batu bara bisa berjalan sesuai rencana untuk mulai beroperasi di kuartal II-2024. Perjanjian Kerja Sama atau Cooperation Agreement antara PTBA, Pertamina, dan Air Products Chemical Inc juga sudah ditandatangani pada 11 Februari 2021.
 
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif