Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Indonesia Kian Diperhitungkan Dunia

Annisa ayu artanti • 17 September 2022 11:43
Surakarta: Indonesia kian menunjukkan eksistensi dalam kancah global sebagai salah satu determinan dalam menyelesaikan berbagai isu-isu mancanegara.
 
Eksistensi tersebut ditunjukkan melalui peran Indonesia sebagai Presidensi G20 2022 untuk memimpin negara-negara anggota dalam merumuskan deliverables konkret guna memecahkan masalah terkait arsitektur kesehatan global, transisi energi, dan digitalisasi.
 
Peran penting Indonesia juga kian diperkuat dengan kepercayaan yang diberikan oleh PBB untuk terlibat dalam memitigasi dan merumuskan solusi atas krisis keuangan dunia dalam Global Crisis Response Group (GCRG) bersama dengan Bangladesh, Barbados, Denmark, Jerman, dan Senegal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berbagai capaian global tersebut menunjukkan Indonesia menjadi salah satu negara yang kian diperhitungkan sehingga diperlukan penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, Pelaku UMKM, dan stakeholders lainnya.
 
Baca juga: Bank Dunia: Indonesia Berpeluang Capai Pembangunan Inklusif 

“Kita saat ini dipercaya memimpin G20 serta memimpin ASEAN di tahun depan jadi Indonesia sudah diperhitungkan dan diharap dapat menjadi contoh negara-negara berkembang lainnya. Untuk itu, pemerintah pusat, daerah, dan stakeholders baik perguruan tinggi dan UMKM harus dapat membantu suksesnya kepemimpinan Indonesia dalam teater dunia,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada acara Srawungan Sanak Trah Mangkunegara I, dikutip Sabtu, 17 September 2022.
 
Lebih lanjut, Airlangga juga menyampaikan Indonesia kini juga kian resilien dan mampu menorehkan capaian pertumbuhan ekonomi yang tercatat impresif hingga 5,44 persen pada kuartal II-2022 serta meneruskan tren pertumbuhan di atas 5 persen selama tiga triwulan terakhir.
 
Seiring dengan upaya peningkatan ekonomi tersebut, pemerintah juga berupaya untuk menekan tingkat inflasi terutama terkait bahan pangan yang dijaga paling tinggi pada angka lima persen.
 
Guna mengoptimalkan upaya dalam menjaga tingkat inflasi tersebut, pemerintah pusat turut melibatkan dukungan dari pemerintah daerah untuk dapat menyediakan bantuan subsidi dengan memanfaatkan APBD serta membantu dalam menentukan sentra-sentra provinsi untuk dapat menjalin sinergi dan kerja sama antar daerah.
 
Baca juga: Bappenas: Ekonomi RI Harus Tumbuh 7% agar Jadi Negara Maju 

Dengan upaya pelibatan pemerintah daerah tersebut, hingga Agustus 2022 tercatat sejumlah daerah berhasil mengalami deflasi yang salah satunya yakni Kota Surakarta. Deflasi tersebut akan terus didorong agar lebih optimal melalui pemanfaatan APBD yang tepat sasaran.
 
“Ke depan jika kita terus mengupayakan gotong royong maka inflasi masih bisa kita jaga dan Indonesia akan mampu tangani krisis ekonomi dan pandemi dengan baik, maka kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan Bank Indonesia adalah upaya yang baik untuk menjaga inflasi,” ungkapnya. 
 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif