Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto : Medcom/Eko.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto : Medcom/Eko.

Sri Mulyani: Perang Rusia-Ukraina Ganggu Upaya Transisi Energi Dunia

Eko Nordiansyah • 14 Juli 2022 11:52
Bali: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Presidensi G20 Indonesia mendorong transisi energi melalui dukungan pembiayaan berkelanjutan (sustainable finance). Transisi energi dilakukan dengan tertib, adil, dan terjangkau bagi seluruh negara tanpa terkecuali.
 
Sayangnya, situasi geopolitik yang menyebabkan perang antara Rusia dan Ukraina membuat upaya transisi energi menjadi terhambat. Pasalnya, perang telah menyebabkan kenaikan harga energi secara global sehingga membuat upaya transisi energi sulit tercapai bagi sebagian negara.
 
baca juga: Sri Mulyani Ajak Global Dukung Pendanaan Transisi Energi

"Dunia sedang berjuang untuk pulih dari pandemi, saat ini dihadapkan kepada ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina yang semakin memperburuk tekanan ekonomi dan politik global," kata dia dalam rangkaian G20: Sustainable Finance for Climate Transition di Nusa Dua, Bali, Kamis, 14 Juli 2022.
 
Ia menambahkan, Rusia saat ini merupakan pengekspor minyak mentah terbesar kedua di dunia, sedangkan Ukraina pengekspor minyak nabati terbesar di dunia. Oleh karena itu ketegangan geopolitik kedua negara memiliki dampak signifikan terhadap dunia, termasuk Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dampak yang teramati adalah kenaikan harga komoditas energi khususnya batu bara dan minyak sawit mentah atau CPO. Ini akan sangat mempengaruhi anggaran kami mengingat fakta bahwa anggaran kami menanggung beban subsidi dan kompensasi untuk bahan bakar," ungkapnya.
 
Sri Mulyani menyebut, Indonesia akan terus mengelola keseimbangan yang sangat rumit ini antara mengelola ketidakpastian yang datang dari perang serta bagaimana memastikan untuk terus mendukung proses pemulihan. Hal ini sejalan dengan komitmen Presidensi G20 Indonesia.
 
"Kami juga dalam hal ini, melihat kepentingan bagi banyak negara dalam menangani inflasi. Tentunya ini akan menjadi salah satu pembahasan terpenting dalam G20 meeting mulai besok," pungkas dia.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif