Ilustrasi. Foto: AFP
Ilustrasi. Foto: AFP

Urgensi Bursa Kripto

Ekonomi Bitcoin bappebti Kementerian Perdagangan Bursa Kripto
Nia Deviyana • 16 September 2021 12:16
MINAT masyarakat berinvestasi pada koin kripto tumbuh signifikan mulai awal 2021. Sejak bitcoin mendapatkan momentumnya di awal 2020 lantaran investor khawatir dengan kehadiran virus covid-19 di Wuhan, Tiongkok yang kemudian menyebar ke negara di seluruh dunia. Ditambah beragam ketidakpastian ekonomi, koin kripto lainnya seperti ethereum dan dogecoin ikut menjadi instrumen investasi yang menarik.
 
CNN International mencatat, harga satu bitcoin pada 3 Februari 2020 sekitar USD9.300 atau Rp130 juta (asumsi kurs Rp14 ribu). Harga bitcoin saat itu naik hampir 10 persen dalam seminggu dan meningkat 30 persen sejak akhir 2019. Kenaikan bitcoin saat itu menjadi awal yang baik sejak 2012 yang hanya berkisar USD5 hingga USD7.
 
Adapun pada awal 2021 harga bitcoin menembus Rp500 juta dan menjadi rekor tertinggi dalam sejarah. Apabila dihitung secara tahunan atau year on year, harga bitcoin sudah naik lebih dari 400 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Harga bitcoin kembali naik dengan menembus level Rp720 juta pada 23 Agustus 2021, tertinggi sejak pertengahan Mei 2021. Kenaikan bitcoin diprediksi masih akan terus berlanjut.
 
Reli bitcoin dan koin lainnya menarik minat investor untuk meletakkan uangnya pada aset kripto. Platform jual beli aset kripto bernama Luno mencatat selama 2021, Indonesia mengalami pertumbuhan investasi kripto tertinggi sepanjang sejarah.
 
Luno mengeklaim Indonesia menjadi pasar terbesar kedua untuk investor aset kripto di Asia pada platform mereka. Sementara Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat jumlah investor kripto mencapai 6,5 juta pengguna per Mei 2021 dengan total transaksi menembus Rp370 triliun.
 
Melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap investasi koin kripto, Kemendag melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) tengah menyiapkan pendirian bursa kripto di akhir tahun. Kepala Bappebti Sidharta Utama mengatakan pembentukkan bursa kripto untuk menjawab polemik keabsahan koin kripto di Indonesia.
 
"Jadi aset kripto hanya bisa digunakan sebagai alat investasi, tujuan peraturan ini untuk melindungi kepentingan dari nasabah, memastikan transaksi bisa dilakukan secara aman, dan agar dapat mendorong perdagangan aset kripto ini terus berkembang ke depannya," ujar Sidharta dalam diskusi Forum Merdeka Barat bertajuk Meneropong Aset Kripto di Indonesia, belum lama ini.
 
Hal senada diungkapkan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga. Dia bilang, pembentukkan bursa kripto juga untuk menghindari kesalahpahaman di masyarakat yang menilai koin kripto dapat digunakan sebagai alat pembayaran.
 
"Perlu kita sampaikan kepada publik kalau kripto di Indonesia ini sebagai komoditas. Kita sampaikan secara clear, jelas, dan tegas karena mungkin ini menjadi mispersepsi, mengira ini bisa dijadikan alat pembayaran. Makanya kita sebut aset kripto, bukan cryptocurrency, biar tidak jadi kesalahpahaman," jelasnya.
 
Adapun dampak turunan dari dibentuknya bursa kripto, lanjut Jerry yaitu untuk memetakan, mengidentifikasi, membuat arus perdagangan lebih lancar dan aman,
 
"Mencegah tidak ada money laundry atau ada aset kripto yang disalahgunakan untuk kepentingan negatif, destruktif, terorisme, pencucian uang dan sebagainya," ungkapnya.
 
Langkah pemerintah mendapat sambutan positif dari pelaku pasar. CEO Menara Digital Enterprise Anthony Leong mengatakan kehadiran bursa kripto nantinya tidak hanya akan melahirkan startup-startup lokal untuk kegiatan perdagangan, tetapi juga melindungi investor dari koin-koin scam yang cukup marak.
 
"Nah ini yang perlu diperhatikan masyarakat, jangan tergiur kenaikan signifikansi yang besar tetapi ternyata satu bulan lagi koin itu sudah enggak ada," ujarnya.
 
Apa yang diungkapkan Anthony dibenarkan Jerry yang mengatakan ini juga menjadi salah satu urgensi dibentuknya bursa kripto.
 
"Pertama tentu kita menyaksikan token yang diperdagangkan yang teregistrasi itu ada 229, itu dari 10 ribu sekian token. Ke depan setelah diverifikasi semoga bertambah lebih banyak lagi. Tapi selain itu demi menjaga ekosistem, inilah pentingnya bursa, dengan adanya bursa ini yang paling diutamakan keamanan, bagaimana pelaku, konsumen, pedagang, stakeholder, bisa sama-sama memanfaatkan platform, penjaminan, menertibkan pencatatan sehingga tidak terjadi masalah yang tidak diinginkan," paparnya.
 
Jerry menambahkan dengan adanya bursa kripto faktor-faktor seperti fluktuasi, volatilitas, keamanan, hingga penjaminan akan berada dalam naungan yang jelas. Dia juga menegaskan pemerintah tidak akan segan menolak perusahaan yang tidak mau tunduk pada aturan yang berlaku.
 
"Kalau berhasil, Indonesia yang pertama yang mempunyai bursa kripto," ujar dia.
 
Halaman Selanjutnya
Edukasi masih minim Angka……
Read All


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif