medcom.id, Vigo: Langkah Atletico Madrid untuk menempel ketat dua pesaing di La Liga, Real Madrid dan Barcelona harus terganjal. Di laga terakhir, Atletico harus menyerah 2-0 dari Celta Vigo.
Hasil tersebut membuat jarak Atletico dengan Barca menjadi enam poin. Entrenador Atletico, Diego Simeone pun mengambil tanggung jawab ini. Pelatih berpaspor Argentina itu mengatakan bahwa dirinya keliru dalam menerapkan formasi di babak pertama, sehingga gagal mencetak gol pada 45 menit babak pertama.
"Di babak pertama saya memilih formasi yang buruk. Saya kehilangan 45 menit pertama, saya memilih formasi yang buruk," ujar Simeone.
"Kesalahan tidak terletak pada Fernando Torres yang harus ditarik pada babak pertama, tapi kami belum bisa menemukan keseimbangan tim. Kami bermain baik di babak kedua, namun ada gol penalti dari Celta dan gol kedua. Mereka bermain sangat baik," sambungnya.
Simeone juga mengatakan, duet Torres dan Antoine Griezmann belum bisa menciptakan permainan yang padu, sehingga Atletico gagal memetik hasil positif.
"Kami tidak memiliki keseimbangan tim. Kami kehilangan bola terlalu cepat. Kami ingin melihat kecepatan Torres dan Griezmann tapi itu tidak terjadi," kata Simeone.
"Kami akan melihat apakah Torres, Mandzukic, dan Griezmann akan bermain bersama-sama lagi. Saya masih belum tahu," urainya. (Football-Espana)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ASM)
