Langkah Jerman di Piala Dunia 2018 dihentikan Korea Selatan pada fase penyisihan grup. Kekalahan 0-2 pada laga terakhir di Kazan Arena Rabu 27 Juni malam WIB cukup membuat negara yang menyandang gelar juara bertahan tersebut menanggung malu.
Kemenangan tipis 1-0 sebenarnya cukup bagi Jerman untuk maju ke babak 16 besar. Akan tetapi, dua gol dalam masa injury time persembahan Kim Young-Gwon dan Son Heung-Min menjadi petaka bagi Mesut Oezil cs.
Neuer menganggap timnya memang sudah buruk sejak laga pertama. Bahkan jika berhasil mencapai babak 16 besar, eks kiper Schalke itu merasa Jerman tetap akan terhenti.
"Kami sudah mengendalikannya, tetapi kami tidak berhasil. Kemenangan pada masa lalu tidak membawa apa-apa bagi kami. Bahkan jika itu berpengaruh hari ini, kami pasti tertahan di fase knockout. Kami memang tidak pantas mendapatkannya," kata Neuer dikutip Goal, Kamis 28 Juni 2018.
"Kami tidak begitu meyakinkan pada setiap pertandingan. Tentu ini sangat mengecewakan. Bahkan setelah tiga laga, Anda belum melihat Jerman yang sebenarnya di lapangan, yang disegani dan ditakuti," sambungnya.
"Bahkan jika kami berhasil mencapai babak 16 besar, semua orang akan dengan senang bermain melawan kami. Bagaimana kami bisa terlihat berbahaya bagi lawan jika kami menampilkan penampilan seperti itu?," tutur Neuer.
Neuer bisa dibilang bersalah atas gol kedua Korea Selatan. Kiper berusia 32 tahun tersebut tidak berada pada posnya sehingga Son dengan mudah menaruh bola ke gawang Jerman.
"Saya selalu berusaha untuk mengambil tanggung jawab, selalu mencoba memimpin tim. Di ruang ganti, selama latihan, juga di lapangan. Tentu, saya bertanggung jawab untuk itu (gol kedua Korsel)," ujar Neuer.
Ini merupakan pertama kalinya skuat Der Panzer gagal melewati fase grup Piala Dunia sejak tahun 1938. Rasa malu raksasa Eropa itu makin besar ketika harus finis di dasar klasemen Grup F.
Video: Salam dari Rusia, Jalan-jalan di Krasnaya Ploshad
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ASM)
