medcom.id, Porto Alegre: Aljazair dipastikan tersingkir di Piala Dunia 2014 setelah menyerah 2-1 dari Jerman lewat babak tambahan waktu. Pemain belakang Madjid Bougherra menyesalkan gagalnya timnya memanfaatkan sejumlah peluang mencetak gol.
Penampilan gemilang lini belakang dan penjaga gawang Aljazair Rais Mbolhi membuat Jerman gagal mencetak gol selama 90 menit. Sayangnya, Aljazair yang memiliki sejumlah peluang mencetak gol gagal memanfaatkannya.
"Gol di babak pertama akan sangat membantu kami. Itu akan membuat kami lebih percaya diri setelah memiliki banyak peluang," ujar Bougherra.
"Namun, kami menunjukkan semangat juang hingga akhir laga dengan mencetak satu gol di masa injury time," imbuhnya.
Aljazair tiba di Brasil dengan rekor tidak pernah mencetak gol di Piala Dunia sejak 1986. Namun, mereka sukses mengakhiri puasa gol selama 28 tahun itu saat mereka menyerah 1-2 dalam laga pertama Grup H.
Aljazair kemudian mencetak empat gol, terbanyak yang dicetak tim asal Afrika di Piala Dunia, saat menang 4-2 atas Korea Selatan.
Setelah bermain imbang 1-1 melawan Rusia dan memastikan diri melaju ke babak 16 besar, petualangan Aljazair di Piala Dunia 2014 berakhir di Porto Alegre. (Reuters)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(BAS)
