Ekspresi Hakan Calhanoglu (kiri) dan Alessio Romagnoli saat Milan ditaklukkan Fiorentina di Serie A (Foto: Miguel MEDINA / AFP)
Ekspresi Hakan Calhanoglu (kiri) dan Alessio Romagnoli saat Milan ditaklukkan Fiorentina di Serie A (Foto: Miguel MEDINA / AFP)

Tren Buruk Berlanjut, Milan Gagal Taklukkan Tim Papan Bawah

Bola liga italia serie a
Achmad Firdaus • 26 Desember 2018 20:47
Dengan hasil imbang 0-0 melawan Frosinone yang menghuni zona degradasi, Milan berarti sudah gagal meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhirnya. Peluang lolos ke Liga Champions pun semakin sulit direalisasikan. Posisi Gennaro Gattuso di kursi pelatih juga kian terancam.

Frosinone:
Tren buruk AC Milan berlanjut di pekan ke-18 Serie A musim 2018--2019. Gonzalo Higuain dan kolega tak mampu memberikan kado natal indah buat suporternya karena hanya bermain imbang 0-0 melawan tim papan bawah Frosinone, Rabu 26 Desember 2018.

Tandang ke Stadio Benito Stirpe, Milan berambisi memutus tren buruk tidak pernah menang di tiga pertandingan terakhir. Setali tiga uang, kubu Frosinone juga belum merasakan kemenangan di tujuh laga terakhirnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Duel kedua tim di babak pertama berjalan relatif seimbang. Milan tampil cukup dominan dengan penguasaan bola mencapai 60 persen. Sayangnya, dominasi itu tidak dibarengi dengan efektivitas dalam menyerang.
 

Baca: Babak I: Dibantu VAR, Milan Selamat dari Ketertinggalan


Kerja sama antar pemain tidak terlalu apik terjalin. Kolaborasi Gonzalo Higuain, Patrick Cutrone dan Samu Castillejo yang menggantikan peran Suso tidak berjalan dengan baik. Pun demikian dengan suplai dari lini tengah yang dihuni Franck Kessie, Timoue Bakayoko dan Hakan Calhanoglu. Dari tujuh tembakan yang dilepaskan sepanjang babak pertama. Hanya satu yang mengenai target, yaitu sepakan Samu Castillejo yang membentur tiang.

Sementara itu, Frosinone lebih mampu bermain sebagai sebuah tim. Mereka kerap merepotkan lewat serangan balik cepat. Terutama lewat umpan-umpan silang dari sayap. Bahkan, tim papan bawah yang saat ini menghuni zona degradasi itu sempat membuat kejutan dengan mencetak gol pada menit ke-38.

Camillo Ciano sukses meneruskan umpan tarik Raffaelle Maiello di kotak penalti dan merobek gawang Donnarumma. Sayang, gol tersebut dianulir wasit usai melihat tayangan VAR dan menemukan pelanggaran yang dilakukan Paolo Ghiglione saat mencuri bola dari Hakan Calhanoglu di tengah lapangan. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Pemandangan pertandingan di babak kedua tidak jauh berbeda dengan 45 pertama. Milan masih kesulitan menemukan pola permainan yang tepat. Kerja sama satu-dua yang coba diperagakan Milan masih cukup mudah diantisipasi barisan pertahanan Frosinone.

Sebaliknya, Frosinone masih terus menebar ancaman lewat serangan-serangan baliknya. Donnarumma bahkan beberapa kali dipaksa bekerja keras untuk menyelamatkan gawangnya.

Lima menit jelang laga usai, Milan belum juga mampu membongkar rapatnya pertahanan Frosinone. Higuain bahkan mulai terlihat frustrasi karena nyaris tidak pernah mendapat peluang bagus untuk mengancam gawang Frosinone. Masuknya, Diego Laxalt dan Andrea Conti pada menit ke-74 juga belum memberikan perubahan signifikan.
 

Baca juga: Milan Pantau Conte dan Wenger


Milan kian menggencarkan serangan di lima menit masa injury time yang diberikan wasit. Sayangnya, tidak ada serangan yang benar-benar konkret. Justru gawang Donnarumma yang nyaris bobol di periode tersebut. Skor 0-0 tidak berubah hingga laga usai.

Dengan hasil ini, Milan berarti sudah gagal meraih kemenangan di empat pertandingan beruntun. Target mereka untuk bersaing di zona Liga Champions pun kian jauh panggang dari api.

Saat ini, Milan masih tercecer di posisi lima klasemen sementara dengan 28 poin. Sama dengan koleksi poin Lazio di posisi empat. Namun, Lazio berpotensi menjauh andai menang di pertandingan nanti. Milan bahkan terancam turun ke posisi delapan andai Sampdoria, Fiorentina dan Sassuolo juga meraih kemenangan.

Hasil buruk yang diraih Milan kali ini juga diyakini bakal mempersulit posisi Gennaro Gattuso di kursi kepelatihan. Kabarnya, manajemen Milan tengah mempertimbangkan untuk mendepaknya dan menggantinya dengan Antonio Conte atau Arsene Wenger.

Susunan Pemain:
Frosinone (3-5-2):
M. Sportiello; L. Kranjnc, L. Ariaudo/B. Salamon ('75), E. Goldaniga; A. Beghetto, R. Maiello, L. Crisetig, R. Chibsah, P. Ghiglione/F. Zmpano (73); A. Pinamonti/D. Ciofani ('80), C. Ciano

AC Milan (4-3-3): G. Donnarumma; R. Rodriguez, A. Romagnoli, M. Musacchio, D. Calabria/A. Conti ('73); F. Kessie, T. Bakayoko, H. Calhanoglu; S. Castillejo/D. Laxalt ('73), P. Cutrone, G. Higuain

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Madura United Rekrut Andik Vermansyah



(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi