Pep Guardiola (Foto: AFP/Ben Stansall)
Pep Guardiola (Foto: AFP/Ben Stansall)

Guardiola Berambisi Raih Quadruple Musim Depan

Bola liga inggris manchester city
Patrick Pinaria • 20 April 2019 14:34
Manchester City sudah kehilangan kesempatan meraih empat gelar pada musim ini setelah tersingkir dari Liga Champions. Kini, The Citizens hanya punya peluang untuk meraih treble.
 
Manchester
: Harapan Manchester City meraih empat gelar alias quadruple pada musim 2018--2019 telah kandas. Itu terjadi setelah The Citizens tersingkir di babak perempat final Liga Champions.
 
City disingkirkan Tottenham Hotspur pada babak itu. Meski bermain imbang secara agregat dengan skor 4-4, Sky Blue kalah dalam jumlah gol tandang dari Tottenham di babak itu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  City tidak mampu mencetak gol saat dikalahkan The Lilywhites dengan skor 0-1 pada leg pertama. Sedangkan Tottenham sukses menciptakan tiga gol tandang di markas City pada leg kedua, Kamis 18 April, meskipun harus kalah dengan skor 3-4.
 
Kegagalan di Liga Champions pun membuat City hanya punya kesempatan untuk meraih tiga gelar alias treble pada musim ini. Sejauh ini, mereka sudah memenangkan satu gelar di Piala Liga Inggris. Sisanya, Sergio Aguero dkk akan berjuang meraih gelar di Liga Primer Inggris dan Piala FA.

Baca: Prediksi Manchester City vs Tottenham Hotspur: Manfaatkan Rotasi Pemain


Pelatih City Josep "Pep" Guardiola menerima lapang dada dengan kegagalan timnya meraih empat gelar pada musim ini. Namun, ia berambisi akan meraih prestasi itu pada musim 2019--2020.
 
"Saya bingung jika saya mengatakan tidak ingin menang dalam profesi saya. Jika saya kalah, itu karena lawan mampu mengalahkan saya. Saya tidak ingin kehilangan satu gelar dari kompetisi apa pun," ujar Guardiola.
 
"Saya akan bermimpi untuk berjuang mencapai empat gelar pada musim depan. Ini menjadi mimpi saya," sambungnya.
 
Lebih lanjut, Guardiola juga berharap anak-anak asuhnya juga bisa menerima kegagalan di Liga Champions pada musim ini. Ia justru meminta para pemain City bisa menjadikan kegagalan tersebut sebagai motivasi untuk menghadapi sisa musim ini.
 
"Sebelum pertandingan, Anda tidak tahu bagaimana permainan berjalan. Anda tidak pernah tahu bagaimana saya bereaksi. Tetapi, kami tersingkir dari Liga Champions beberapa kali dan kami beraksi dengan baik," terang Guardiola.
 
"Besok, saya ingin melihat hal yang sama dari pemain. Bahkan, ketika terluka, berada dalam situasi sulit, justru kami harus profesional. Inilah sebabnya, kami menjalani kehidupan yang luar biasa di klub luar biasa ini. Kami harus bisa maju," tutur Guardiola.
 
Baca: Bertemu Manchester City Lagi, Tottenham akan Rotasi Pemain
 
Saat ini, City harus bersaing ketat dengan Liverpool dalam perebutan gelar Liga Primer Inggris musim ini. Mereka berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan mengoleksi 83 poin dan tertinggal dua poin dari Liverpool.
 
Kans City menyalip Liverpool sebetulnya cukup besar. Mengingat, mereka punya kesempatan untuk meraih poin lebih banyak dari The Reds karena baru memainkan 33 laga. Sedangkan Liverpool sudah memainkan 34 pertandingan.
 
Akan tetapi, City masih memiliki lawan-lawan berat. Dari lima pertandingan tersisa, mereka akan berduel dengan Tottenham Hotspur dan Manchester United.
 
Tottenham akan menjadi lawan berat pertama akan dihadapi City. Mereka akan berjumpa pada Sabtu 20 April malam hari nanti. (Four Four Two)
 

Video: Petuah Van Gaal untuk Masa Depan Kapten Ajax
 

 

(PAT)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif