Skuat Asiop Apacinti berlari merayakan kemenangan di final IJSL 2017. (Foto: Kautsar/MTVN)
Skuat Asiop Apacinti berlari merayakan kemenangan di final IJSL 2017. (Foto: Kautsar/MTVN)

Indonesia Junior Soccer League (IJSL) 2017

Menang Dramatis di Final, Asiop Apacinti Juara IJSL 2017

Bola sepak bola
Kautsar Halim • 20 Desember 2017 20:21
Bogor: Asiop Apacinti berhasil menjuarai ajang Indonesia Junior Soccer League (IJSL) 2017 kategori U-12. Prestasi itu mereka pastikan setelah menaklukkan Astam lewat adu penalti pada fase final, Minggu 17 Desember.
 
Bukan tugas mudah bagi Asiop untuk melakoni final. Pasalnya Astam juga mengerahkan kemampuan terbaik. Saking berimbangnya kekuatan, kedudukan sama kuat tanpa gol bertahan hingga waktu normal berakhir.
 

Klik: Tangis dan Tawa Pecah pada Hari Terakhir IJSL 2017


Teriakan pelatih dan sorak-sorai dukungan orang tua dari sisi lapangan tidak berhenti di sepanjang pertandingan. Namun, hasil imbang itu memaksa laga harus dilanjutkan lewat adu penalti.
 
Proses adu penalti cukup mendebarkan karena lagi-lagi skor berakhir imbang 4-4 ketika masing-masing tim diberi kesempatan melancarkan lima tendangan. Setelah itu, proses adu penalti dilanjutkan dengan sesi undian lempar koin.


Klik: Berawal dari Satu Sekolah, Gradaya FC jadi Juara IJSL 2017


Undian lempar koin dilakukan untuk menentukan tim mana yang berhak mengendalikan tendangan penalti terakhir. Dan saat itu, Asiop kalah dalam lempar koin sehingga harus terima Astam yang menjadi penendang.

Suasana pertandingan antara Asiop Apacinti Vs Astam
Menang Dramatis di Final, Asiop Apacinti Juara IJSL 2017
 
Nahasnya, Astam malah gagal memanfaatkan kesempatan yang sudah di depan mata tersebut. Pasalnya, penendang mereka gagal memasukkan bola karena sepakannya terbaca oleh kiper Asiop.
 
Sontak, para pemain Asiop yang tadinya tertunduk lesu langsung menyerbu sang kiper setelah melakukan penyelamatan gemilang tersebut. Para pemain Astam akhirnya tertunduk lesu dan beberapa di antaranya ada yang menangis karena gelar juaranya direbut Asiop.
 
Pelatih Asiop Apacinti, Aprial "Sinchan", sedang memantau penampilan skuatnya.
Menang Dramatis di Final, Asiop Apacinti Juara IJSL 2017
 
Aprial "Sinchan" selaku pelatih Asiop memang mengaku bersyukur timnya bisa menjadi yang terbaik di ajang IJSL 2017. Namun, ia tidak lupa mengatakan bahwa tujuan utama mengikuti kompetisi bukanlah untuk mengejar juara, yakni agar kemampuan fisik dan tekhnik anak-anak asuhnya bisa terasah.
 
"IJSL sangat bagus untuk anak-anak. kemampuan dan tekhnik anak-anak bisa terlatih dengan baik di sini. Saya sudah jadi asisten pelatih Asiop sejak 2000 dan baru kali ini bisa mengantarkan tim menjadi juara. Setelah ini, kami juga bakal mengadakan syukuran kecil-kecilan untuk merayakan kemenangan," kata Aprial kepada Medcom.id.
 
Asiop tidak puas begitu saja dengan kesuksesan di IJSL 2017. Pasalnya, Aprial menjelaskan bahwa timnya sedang mengikuti Liga Top Skor U-12. Menjadi yang terbaik dan mengerahkan segala kemampuan merupakan target Asiop di kompetisi usia dini tersebut.
 
Video selebrasi Asiop Apacinti sebagai juara IJSL 2017:

A post shared by kitasukabola (@kitasukabola) on Dec 20, 2017 at 8:00am PST


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(ACF)
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan