Bambang Haryo (kanan) bakal dilaporkan ke PSSI karena masih terlibat match fixing-Medcom.id/Daviq
Bambang Haryo (kanan) bakal dilaporkan ke PSSI karena masih terlibat match fixing-Medcom.id/Daviq

Dilaporkan Masih Terlibat Match Fixing, Bambang Suryo: No Comment!

Bola bola liga indonesia suap
Daviq Umar Al Faruq • 06 Desember 2018 06:48
Malang: PS Ngada berencana melaporkan Manajer Metro FC Bambang Suryo (BS) kepada PSSI. Bambang dilaporkan atas dugaan kasus ajakan match fixing atau pengaturan skor pertandingan pada babak 32 besar Liga 3 Indonesia 2018.
 
Laporan berawal, saat pelatih PS Ngada Kletus Marselinus Gabhe dihubungi Bambang via telepon untuk berkolusi. Oleh Kletus, perbincangan telepon tersebut kemudian direkam yang kemudian memberikan laporan awal kepada panitia disiplin babak 32 di Kediri.
 
Namun, PS Ngada yang berbasis di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur ini, baru akan menyerahkan laporan dan barang bukti rekaman percakapan telepon Kletus dan Bambang ke PSSI, usai menyelesaikan putaran kompetisi Liga 3 musim ini.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Bambang Suryo Salut Hidayat Mundur dari PSSI
 
Menanggapi tudingan tersebut, Bambang enggan berkomentar panjang. Kepada awak media, dia mengaku telah berhenti menjadi runner match fixing sejak 2015 lalu.
 
"No comment. Saya tidak berbicara," kata Bambang singkat saat jumpa pers, Rabu 5 Desember 2018.
 
Sebelumnya, Bambang menjadi narasumber dalam acara diskusi salah satu televisi nasional, Rabu 28 November 2018. Di sana dia membeberkan fakta mengenai mafia sepak bola di Indonesia dan menyebutkan nama salah satu pelakunya, yakni Vigit Waluyo (VW).
 
Baca juga: Wasit Jumadi Bantah TerlibatMatch Fixing
 
Ironisnya, Bambang justru bakal dilaporkan oleh PS Ngada atas dugaan kasus ajakan pengaturan skor pertandingan. Meski begitu, pria berkepala plontos ini mengaku hal itu tidak ada pengaruhnya.
 
"Itu nggak ada pengaruhnya, saya nggak ada pengaruhnya itu. Saya mulai 2015 sudah tidak mau bermain (match fixing), karena saya membongkar, memberantas dan memerangi match fixing sejak 2015. Saya tidak ada unsur ke hal yang lain," bebernya.
 
Saat ditanya langkah selanjutnya, Bambang tetap tak menjawab. Dia mengaku saat ini hanya fokus untuk memerangi match fixing dan tak mau berpolemik dengan hal yang lain.
 
"Kita lihat nanti, saya selesaikan dulu, step by step dulu," pungkasnya.
 
Video: Komdis PSSI Tetapkan Hukuman untuk Hidayat

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi