Kasus Pengaturan Skor

Bambang Suryo Salut Hidayat Mundur dari PSSI

Daviq Umar Al Faruq 05 Desember 2018 23:36 WIB
bolaliga indonesiasuap
Bambang Suryo Salut Hidayat Mundur dari PSSI
Bambang Suryo (kanan)-Medcom.id/Daviq
Malang: Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hidayat resmi mundur dari jabatannya terkait dugaan kasus pengaturan skor yang mengemuka. Hidayat disebutkan terlibat dalam kasus memalukan di Liga 2 Indonesia 2018.

Awalnya, Hidayat disebutkan Manajer Madura FC Januar Herwanto, pernah mencoba melakukan suap dengan meminta Madura FC mengalah dan memberikan kemenangan untuk PSS Sleman dalam laga tandang ke Stadion Maguwoharjo, Mei lalu. 

Tawaran suap itu dilakukan Hidayat melalui pesan singkat kepada Januar. Kasus itu terungkap dalam sebuah acara diskusi di salah satu televisi nasional, Rabu 28 November 2018 lalu.


Baca juga: Kisah Bambang Suryo Keluar dari Dunia Match Fixing

Pada kesempatan yang sama, mantan runner match fixing (pengaturan skor) Bambang Suryo juga menjadi narasumber. Di sana dia membeberkan fakta mengenai mafia sepak bola di Indonesia dan menyebutkan nama salah satu pelakunya, yakni Vigit Waluyo (VW).

Saat dimintai komentar terkait mundurnya Hidayat, Bambang mengaku salut. Pasalnya, diakuinya Hidayat memiliki kecintaan yang besar kepada Madura FC sehingga berbuat berlebihan.

"Pak Dayat juga pernah memiliki Madura FC. Sejak dari Persibo dulu kemudian dibeli Madura FC, itu lazim barangkali punya kecintaan yang besar sehingga dia berlebihan. Tapi yang jelas saya salut komitmen Pak Dayat," katanya saat jumpa pers, Rabu 5 Desember 2018.

Baca juga: Kisah Bambang Suryo Keluar dari Dunia Match Fixing

Sebagai mantan runner match fixing, Bambang mengaku tak pernah sekalipun berhubungan dengan Hidayat. Sebab, Bambang sendiri telah berhenti menjadi pengatur skor pertandingan sejak 2015 lalu.

"Saya tidak pernah terlibat dengan Pak Dayat," ujarnya singkat.

Di sisi lain, Manajer Metro FC ini berharap agar PSSI lebih getol lagi dalam memerangi pelaku mafia sepak bola di Indonesia. Sebab apabila masih ada match fixing maka sama saja dengan membohongi suporter atau pendukung tim sepak bola.

"Kita jangan membohongi suporter, sampai suporter terbunuh apa semua itu saya miris. Saya sampai nangis pada waktu itu malam hari. Berhentilah jangan bikin masalah suporter, karena suporter itu lebih penting dari sepak bola," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, dalam keterangannya, Hidayat mengaku mundur dari PSSI karena ingin menjaga ketenangan keluarga serta orang-orang yang dikenalnya. Selain itu, ia juga ingin menjaga martabat PSSI.

"Saya ingin menjaga martabat PSSI dan ingin menjaga ketentraman dan ketenangan keluarga saya," kata Hidayat dalam konferensi persnya di Hotel Sultan, Jakarta, Senin 3 Desember 2018 lalu.

Video: Komdis PSSI Tetapkan Hukuman untuk Hidayat
 



(RIZ)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id