Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo yang tergabung dalam tim satgas pemberantasan mafia bola di sepak bola Indonesia (Foto: medcom.id/Sunnaholomi H)
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo yang tergabung dalam tim satgas pemberantasan mafia bola di sepak bola Indonesia (Foto: medcom.id/Sunnaholomi H)

Satgas Polri juga Fokus Usut Skandal Final AFF 2010

Bola pssi liga 1 indonesia Pengaturan Skor Sepak Bola
Lukman Diah Sari • 26 Desember 2018 16:52
Satgas anti mafia bola bentukan Polri tak hanya fokus memberantas praktik pengaturan skor di kompetisi nasional, tapi juga akan mengusut skandal final Piala AFF 2010.

Jakarta:
Tim satgas anti mafia bola Polri dipastikan tak hanya mengusut dugaan pengaturan skor di pertandingan lokal. Tim yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian itu juga akan mengusut kembali dugaan adanya pengaturan skor di final Piala AFF 2010.

Kekalahan 0-3 Indonesia dari Malaysia pada leg pertama di Bukit Jalil, kembali menyeruak menyusul pernyataan manajer timnas kala itu, Andi Darussalam Tabussala di acara Mata Najwa beberapa waktu lalu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



ADS -demikian Andi disapa- menuturkan bahwa ia melihat adanya kejanggalan dalam kekalahan tersebut. Ia juga mengaku telah berbicara dengan orang dari Malaysia yang disebutnya mengakui bahwa pertandingan tersebut telah diatur.
 

Baca: Gatot Dewa Broto Ikut Diperiksa Terkait Pengaturan Skor Sepak Bola


Maka dari itu, selain memberantas dugaan pengaturan skor yang tengah marak di kompetisi Indonesia, satgas pemberantasan mafia bola Polri juga fokus untuk membongkar skandal yang terjadi delapan tahun silam itu. Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, semua petunjuk dan keterangan saksi bakal diproses untuk pembuktian hukum.

"Iya yang mudah dulu (liga Indonesia). Kemudian punya peluang potensi yang besar itu masuk, ketemu konstruksi hukumnya masuk itu (membongkar skandal AFF 2010), " tandasnya. 

"Iya, semua itu petunjuk. Seribu petunjuk ya nilainya petunjuk, seribu saksi ya nilainya saksi. Ini akan dimintai keterangan," tegas Dedi di Mabes Polri,  Jakarta,  Rabu,  26 Desember 2018. 
 

Baca juga: Simic Lelang Jersey untuk Korban Tsunami Banten dan Lampung


Dia mengatakan, proses hukum yang terjadi saat ini harus benar clear untuk bisa mengungkap dugaan mafia di liga sebelumnya. Sehingga, kata Dedi, tak lagi merusak sportivitas dalam liga dan prestasi Indonesia.  

"Jadi yuridisnya satgas masuknya melalui mana dulu, kalau masuk melalui liga lokal dulu, liga 3 ya masuk di situ, ini harus kuat dulu fakta hukumnya yang utama terhadap pengaturan hukum tersebut," bebernya.

Sejauh ini, beberapa nama sudah dipanggil satgas ke Bareskrim untuk dimintai keterangan. Mereka adalah manajer Madura FC Januar Herwanto, Sekjen PSSI Ratu Tisha dan terkini Sesmenpora Gatot S Dewa Broto.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Madura United Rekrut Andik Vermansyah



(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi