"Pelatih Arema berganti dan pasti mereka pun akan berganti strategi juga. Kami belum banyak tau tipikal permainan pelatih baru mereka. Tapi kami pastikan akan mengatasi itu untuk mendapatkan poin," kata Alberto saat konferensi pers.
Seperti diketahui, jabatan pelatih kepala Arema FC saat ini dipegang oleh Milan Petrovic. Pelatih kelahiran Serbia ini menggantikan posisi Joko Susilo. Sebelumnya, Milan adalah asisten pelatih Joko.
Oleh karena itu, Alberto menilai pertandingan ini cukup sulit. Sebab, Arema salah satu tim besar dengan sejarah panjang di Indonesia, meskipun saat ini berada di posisi juri kunci klasemen sementara.
"Kami yakin Arema tak ingin bertahan di posisi klasemen mereka saat ini. Tapi nama besar mereka tak cukup untuk berlaga di kompetisi ini. Karena kami juga akan bekerja keras untuk keluar dari zona degradasi," ungkapnya.
Duel kedua tim ini bisa disebut duel antartim papan bawah. Pasalnya, Arema FC berada di peringkat 18 dengan raihan sembilan poin dalam sebelas pertandingan. Sedangkan, PSIS Semarang berada di peringkat satu diatasnya dengan raihan sebelas poin.
Di sisi lain, pelatih berusia 34 tahun ini mengaku timnya tak memiliki waktu cukup banyak untuk mempersiapkan pertandingan kali ini. Sebab, jarak waktu pertandingan dengan laga pada pekan sebelumnya melawan Mitra Kukar hanya sekitar empat hari saja.
"Sedangkan Arema punya lebih banyak waktu daripada kami, dua hari lebih lama. Tapi tidak ada alasan apapun, itu hanya keuntungan mereka pada latihan saja. Di lapangan nanti situasi bisa berbeda," pungkasnya.
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami@medcom_olahraga
Video: Zidane Mundur dari Real Madrid
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ASM)
