Mochammad Eksan-Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Mochammad Eksan-Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Legenda PSS Ditunjuk Manajemen Angkat Moril Pemain

Bola sepak bola liga 1 indonesia PSS Sleman
Ahmad Mustaqim • 02 Juli 2019 06:22
Legenda berusia 44 tahun ini pernah berseragam Super Elang Jawa, julukan PSS, pada medio 1997-2005 dan 2009-2011. Prestasinya yakni mengantarkan PSS ke Divisi Utama.
 
Sleman: PSS Sleman mengangkat legenda hidup tim, Mochammad Eksan, menjadi asisten manajer. Situasi ini bisa sekaligus mengangkat moril PSS yang tak kunjung meraih kemenangan dari tiga pertandingan terakhir Liga 1 Indonesia 2019.
 
Lelaki 44 tahun ini pernah berseragam Super Elang Jawa, julukan PSS, pada medio 1997-2005 dan 2009-2011. Prestasi Eksan yang pernah jadi kapten PSS, yakni mengantarkan PSS ke Divisi Utama, kasta tertinggi sepak bola Indonesia saat itu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Direktur Operasional PT PSS Yoni Arseto mengatakan, Eksan didapuk mengisi posisi asisten pelatih yang kosong karena dianggap tahu karakter tim yang berkandang di Stadion Maguwoharjo. Ia menilai Eksan sosok tepat mengisi jabatan itu demi mengawal PSS mengarungi kompetisi Liga 1.
 
"Beliau legenda tim yang memiliki rekam jejak luar biasa. Publik tak meragukan prestasinya saat membela PSS," kata Yoni di Sleman pada Senin, 1 Juni 2019.
 
Baca juga: Persela Kalah dari Persebaya karena Faktor Keberuntungan
 
Eksan menjadi topskor Divisi I pada 2000 bersama PSS dengan torehan 13 gol. Ia juga pernah membuat gol kontroversial ke gawang PSB Bogor pada babak delapan besar Divisi tahun 2000. Saat itu pula, Eksan menjadi salah satu sosok yang membantu PSS promosi.
 
Eksan mengaku berat untuk menolak tawaran itu. Ia mengatakan sempat menolak tawaran itu. "Saya sampai nggak bisa tidur (menerima tawaran asisten manajer PSS)," kata Eksan.
 
Eksan merasa sudah cukup lama tak menggeluti posisi manajerial tim. Mengingat, ia kini berstatus pegawai negeri sipil sebagai Kepala Urusan Bagian Keuangan di PDAM Kabupaten Sleman.
 
Ia kemudian menerima tawaran itu setelah diberikan izin atasan. Syaratnya, ia memegang jabatan itu di luar tugasnya sebagai ASN.
 
Baca juga: PSIM Menyerah dari Persik Kediri
 
Selepas pensiun pada 2011, Eksan pernah melatih Sleman United dan Porda Sleman pada 2012-2017. Ia baru meninggalkan dunia di kulit bundar saat berstatus PNS pada 2018.
 
Ia berharap bisa berkontribusi positif untuk kiprah PSS di Liga 1. Dengan posisi yang berbeda, Eksan berharap beradaptasi dengan baik.
 
"Pemain sepak bola saat ini berpenghasilan lebih baik dibanding dulu. Setidaknya ini harus jadi motivasi pemain," katanya.
 
Video: Guardiola Kian Nyaman di Manchester City

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif