Suasana PSIM vs Persik. (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Suasana PSIM vs Persik. (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)

PSIM Menyerah dari Persik Kediri

Bola liga 2 indonesia
Ahmad Mustaqim • 01 Juli 2019 18:55

PSIM harus menelan kekalahan dari Persik Kediri dalam lanjutan Liga 2. Tuan rumah menyerah dengan skor tipis 1-2.

Bantul: PSIM Yogyakarta gagal memanfaatkan laga kandang pertamanya di Liga 2. PSIM ditekuk Persik Kediri 1-2 pada laga yang digelar di Stadion Sultan Agung Bantul pada Senin, 1 Juli 2019.
 
PSIM sempat unggul lebih dulu lewat gol Rosi Noprihanis pada menit 39. Namun, Persik berbalik unggul dua gol dari Risna Prahalabenta pada menit 53 dan Arif Yanggi Rahman pada menit 83.
 
PSIM berupaya tampil menekan pada babak pertama. Sejumlah serangan PSIM merepotkan klub berjuluk Macan Putih itu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Peluang PSIM hadir pada menit-menit awal pertandingan usai Ichsan Pratama dilanggar pemain belakang Persik. Sayang, tendangan bebas Aditya Putra Dewa tak tepat sasaran. PSIM dua kali mendapatkan peluang setelah itu. Namun dua kali pula peluang itu dianggap off side oleh sang pengadil.

Baca: 10 Pemain Persebaya Menangkan Derby Jatim

PSIM berhasil memecah kebuntuan pada menit 39. Kerja sama eks pemain PSS Sleman, Ichsan Pratama dan Rosi Noprihanis berbuah gol. Memanfaatkan umpan lambung Ichsan, Rosi dengan tenang mengecoh kiper Persik, Syaiful Amar. PSIM unggul 1-0 atas Persik.
 
Semenit berselang, pemain Persik Ady Eko Jayanto hampir menyamakan kedudukan. Sayang, tendangannya hanya melambung di atas mistar gawang. Hingga 45 menit babak pertama usai, PSIM unggul 1-0 atas Persik.
 
Babak kedua jalan pertandingan kian menarik. Kedua tim bermain lebih terbuka. PSIM yang menurunkan duet Cristian Gonzales dengan Raphael Maitimo banyak mendapat peluang.
 
Namun, PSIM dikejutkan gol Persik yang tercipta pada menit 53. Tendangan bebas Risna Prahalabenta dari jarak sekitar 20 meter gagal diantisipasi barisan belakang PSIM. Skor berubah 1-1.
 
Tiga menit berselang, Persik bahkan hampir membalikkan keadaan. Beruntung, kemelut bola di muka gawang PSIM bisa disapu ke depan.
 
Petaka bagi PSIM hadir pada menit 84. Lepas dari jebakan off side, pemain Persik Kediri, Arif Yanggi Rahman mengecek kiper PSIM, I Putu Pager Wirajaya. Persik berbalik unggul 2-1.
 
PSIM sebetulnya memiliki banyak peluang setelah tertinggal. Sayang, Gonzales dan kawan-kawan tak bisa memanfaatkan satu pun peluang. Hingga pertandingan bubaran, PSIM kalah 1-2 dari Persik.
 
Pelatih Persik, Budiardjo Thalib mengatakan pemainnya bisa menerjemahkan instruksi di lapangan. Salah satu kunci kemenangan timnya yakni menguasai lini tengah dengan memasukkan gelandang Galih Akbar Febriawan pada babak kedua.
 
Setelah Galih masuk, Persik lebih dominan di lini tengah. Galih bekerja keras dengan pemain lain mematahkan serangan PSIM
 
"Saya juga sejak awal sudah menginstruksikan Risna agar mengawal Gonzales. Sekali Gonzales mendapatkan peluang sangat berbahaya," kata dia.
 
Ia juga mengaku sudah menganalisis kekalahan PSIM dari Mitra Kukar. "Kelemahan mereka (PSIM) ada di transisi menyerang ke bertahan, itu yang saya manfaatkan," ujarnya.
 
Pelatih PSIM, Vladimir Vujovic sangat kecewa dengan kekalahan timnya. Ia merasa sudah meminta pemain agar bermain lebih menyerang.
 
"Kita sudah analisis bagaimana persik cetak gol. Tapi, saya tak bisa menjelaskan bagaimana pemain banyak melakukan kesalahan," ujarnya.
 
Video: Guardiola Kian Nyaman di Manchester City
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif