Penggawa PSS Sleman saat menjalani latihan di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS). Foto: Media Officer PSS.
Penggawa PSS Sleman saat menjalani latihan di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS). Foto: Media Officer PSS.

PSS Dirugikan Jadwal Padat Sepekan

Bola sepak bola pssi liga 1 indonesia
Ahmad Mustaqim • 25 Juni 2019 00:53
Melihat jadwal padat PSS Sleman yang main dua kali dalam sepekan, pelatoh PSS Seto Nurdiyantoro merasa situasi itu tidak ideal bagi timnya.
 
Sleman: Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro merasa timnya dirugikan dengan jadwal padat yang harus dihadapi tim debutan di Liga 1 2019 ini, selama Juli nanti.
 
Faktanya, sepanjang Juli nanti PSS harus melakoni tujuh pertandingan. Artinya, hampir setiap lima hari sekali, PSS harus melakoni dua pertandingan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Jadwal padat PSS dimulai saat tandang melawan Persija Jakarta, pada 3 Juli 2019. Usai meladeni Persija, PSS lanjut menghadapi Kalteng Putra di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada 7 Juli 2019.
 
PSS kemudian harus menghadapi Persebaya (13 Juli 2019) dan PSIS Semarang (17 Juli 2019) di Stadion Maguwoharjo. Tim berjuluk Super Elang Jawa ini, lalu tandang melawan Bali United (22 Juli 2019).
 
Baca juga: Striker Persib Dilarikan ke Rumah Sakit
 
PSSkembali menjadi tuan rumah saat menjamu Barito Putera (27 Juli 2019). Tambah lagi, PSS juga harus melakoni laga tunda pekan keempat saat bertandang melawan Madura United pada 31 Juli 2019.
 
Melihat jadwal padat demikian, Seto merasa situasi itu tidak ideal bagi timnya. "Jelas kami yang dirugikan," kata Seto di Sleman, Senin 24 Juni 2019.
 
Seto mengatakan harus ada tindakan protes atas kondisi tersebut. Ia mengatakan jeda waktu sekitar tiga hingga empat hari, tak cukup ideal untuk pasukannya.
 
"Idealnya kan sepekan sekali, sehingga pertandingan bisa dipersiapkan dengan maksimal," kata dia.
 
Baca juga: Bek Persib Kritik Lini Depan Timnya
 
Eks pemain Tim Nasional Indonesia ini mengkhawatirkan sejumlah hal. Salah satunya, yakni, masalah kebugaran pemain untuk menjalani pertandingan.
 
Terbaru, saat PSS menjamu Bhayangkara, Jumat 21 Juni 2019 lalu, sembilan pemainnya dalam kondisi tak bugar. Bahkan, tiga di antaranya tak bisa dimainkan. Ia mengkhawatirkan ancaman cedera untuk para penggawanya. Seto merasa tak memiliki kedalaman skuat yang baik.
 
"Kami hanya berharap, mudah-mudahan kualitas pemain sama. Ini bisa jadi pembuktian tim pelapis, karena kami akan banyak merotasi pemain," kata dia.
 
Video: Eto'o: Gaya Main Mo Salah Cocok dengan Barcelona

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif