Seto Nurdiyantoro (tengah) ingatkan PSS jangan berpatokan pada rekor pertemuan-Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Seto Nurdiyantoro (tengah) ingatkan PSS jangan berpatokan pada rekor pertemuan-Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Rekor Pertemuan Sering Menang, PSS Waspadai Semen Padang

Bola sepak bola semen padang liga 1 indonesia PSS Sleman
Ahmad Mustaqim • 24 Mei 2019 19:50
Seto mengatakan catatan bagus PSS kini hanya menjadi bagian sejarah. Ia meyakini, Semen Padang adalah tim yang berbeda kekuatannya pada tahun ini.
 
Sleman: PSS Sleman memiliki catatan bagus jelang pertemuan melawan Semen Padang pada pekan kedua Liga 1 2019. Dari tujuh pertemuan, PSS menang enam kali dan sisanya imbang. Kemenangan terakhir PSS diraih saat final Liga 2 2018 akhir tahun lalu.
 
Catatan pertemuan kedua tim, PSS memang mendominasi. Super Elang Jawa setidaknya menang 1-0 pada 22 Februari 2004; 29 September 2004; 19 Maret 2005; 12 April 2007; dan 15 Agustus 2017. PSS kemudian menang 2-0 saat final Liga 2 Indonesia pada 4 Desember 2018. Sementara hasil imbang kedua tim terjadi pada 1 Juli 2005.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Kemenangan lawan Arema menjadi motivasi bagi pemain, tapi bukan gambaran ke depannya. Di Liga 1 semua tim sama," kata Seto di Stadion Maguwoharjo Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat petang, 24 Mei 2019.
 
Seto mengatakan catatan bagus timnya kini hanya menjadi bagian sejarah. Ia meyakini, Semen Padang menjadi tim yang berbeda pada tahun ini. Seto menilai, perbedaan itu terlihat dari pelatih, susunan pemain, dan kompetisi yang diikuti saat ini.
 
Baca juga: Tiga Pemain PSS Diragukan Tampil Lawan Semen Padang
 
"Itu saya lihat bukan ukuran. Yang saya lihat, tahun ini Semen Padang lebih bagus dibanding tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.
 
Meski demikian, catatan positif itu akan coba ia gunakan untuk memotivasi pemain. Motivasi yang diberikan yakni agar tim bisa menjaga rekor pertemuan itu.
 
Di sisi lain, Seto melihat tim Kabau Sirah saat ini memiliki kekuatan yang lebih bagus. Setidaknya, ia melihat gambaran itu saat mereka hanya kalah 0-1 dari runner up musim lalu, PSM Makassar, yang tahun ini juga lolos ke babak play off semifinal AFC Cup.
 
"Artinya semen Padang juga bagus. Lawan PSM yang lolos AFC saja hanya kalah 0-1, kekuatannya hampir berimbang. Semen Padang bukan Semen Padang yang dulu. Tak bisa disamakan antara laga final Liga 2 tahun lalu dengan laga besok," kata dia.
 
Baca juga: Jumpa Semen Padang, Legiun Asing PSS Belum Pasti Dimainkan
 
Ia menaruh harapan para penggawa Super Elang Jawa bisa bermain lebih fokus untuk laga besok. PSS juga harus bermain lepas dan tanpa beban.
 
"Kami juga harus mengurangi tekanan di pikiran pemain. Harapannya bisa memenangkan pertandingan besok, harapannya," ujar Seto.
 
Video: Alexis Sanchez Berharap Segera Tinggalkan MU

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif