Timnas Indonesia 0-1 Bahrain

Milla Soroti "Akting" Pemain Bahrain

Krisna Octavianus 27 April 2018 23:47 WIB
timnas u-23timnas indonesia
Milla Soroti
Luis Milla saat menghadiri konfrensi pers usai Indonesia kalah 0-1 dari Bahrain di Anniversary Cup 2018 (Foto: medcom.id/Krisna Octavianus)
Bogor: Timnas Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan Bahrain pada laga perdana Anniversary Cup 2018 dengan skor 0-1, Jumat 27 April malam WIB. Diwarnai "akting" pemain Bahrain yang suka mengulur waktu, Milla menyebut wasit harusnya lebih adil.

Bahrain berhasil mencuri gol pada menit kelima memanfaatkan kelengahan bek-bek Indonesia. Mulai saat itu, Garuda Muda mulai menekan dan merepotkan Bahrain dan tim asal jazirah Arab itu tampak kesulitan meladeni permainan cepat Indonesia.

Untuk menghentikan ritme cepat Indonesia, pemain Bahrain suka mengulur waktu. Mereka "akting" dengan lama-lama ketika mendapatkan perawatan. Mereka juga suka meminta pelanggaran kepada wasit. Kejadian ini membuat kesal pemain Indonesia dan suporter yang hadir langsung di Stadion Pakansari.
 

Baca: Milla Akui Anak Asuhnya Tidak Siap pada Awal Laga


Mengenai cara bermain Bahrain, Milla mengaku itu cara lain dalam sepak bola untuk memperlambat tempo. Akan tetapi, dia menyayangkan karena wasit tidak adil dan harusnya bisa lebih tegas.


"Apa yg dilakukan hari ini bentuk dari sepak bola lain. Mereka mengulur waktu, itu adalah salah satu cara memotong ritme saat menyerang. Wasit harusnya bisa lebih adil dan memerhatikan kondisi ini," ujar Milla selepas laga.

"Tapi Kami positif, anak-anak kurang siap pada menit-menit awal setelah itu kami bisa berkembang dan mulai menunjukkan permainan baik. Gol awal laga tidak menguntung kami. Kami berharap kami tidak bermasalah dengan mencetak gol," lanjutnya.
 

Baca juga: Anniversary Cup 2018: Frustasi, Indonesia Kalah Tipis dari Bahrain


Sementara itu, Indonesia sempat bermain dengan sembilan pemain setelah Ilham Udin Armaiyn mengalami cedera dan Rezaldi Hehanusa dikartu merah pada menit akhir. Milla punya penilain sendiri soal itu.

"Kita tadi main 9 orang, kita tahu ini laga persahabatan. Ada pemain keluar karena masalah otot dan saya tidak mau paksa. Satu lagi pemain dapat dua kali kartu kuning. Ini tidak terlalu masalah, anak-anak bermain baik dengan determinasi yang ditunjukkan. Tapi kita harus mengkritik diri sendiri. Untuk pertandingan ke depan, bisa bersama dan mendukung anak-anak untuk bisa berkembang," pungkasnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga?

Video: ?Sikap Sportif Daud Yordan Disambut Penonton Rusia




(ACF)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id