Piala Dunia, Siapa Untung?

Dhaifurrakhman Abas 24 Juli 2018 17:51 WIB
Yang Ilegal, Yang Tak Tersentuh
Piala Dunia, Siapa Untung?
Ilustrasi: Medcom
PIALA Dunia 2018 di Rusia memang sudah berakhir. Namun hitung-hitung untung perhelatan olahraga yang paling digandrungi ini belum usai. Pasalnya, Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA) sudah menyiapkan duit sebesar US$400 juta untuk negara-negara yang bermain di rumput hijau. Mulai dari US$8 juta untuk masing-masing negara yang berpartisipasi, hingga US$38 juta untuk Prancis, sang pemenang

Sementara itu, FIFA mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi, diprediksi sebesar US$6 miliar - sekitar 25 persen lebih tinggi dibandingkan Piala Dunia sebelumnya.

Pada Piala Dunia 2014 saja, FIFA meraup pendapatan US$4,8 miliar dan US$2,6 miliar laba untuk asosiasi itu. Belum lagi pendapatan dari hak penyiaran yang mencapai US$2,43 miliar, juga dari sponsor dan penjualan tiket, masing-masing US$1,6 miliar dan US$527 juta.

Tak mau kalah, sang tuan rumah turut memperoleh keuntungan. Meski Rusia menghabiskan US$14 miliar untuk persiapan hingga penyelenggaraan, namun diperkirakan menghasilkan untung US$26 miliar sampai 31 miliar. Tapi, beberapa pihak berpendapat negeri tirai besi hanya meraup manfaat ekonomi jangka pendek.

Namun, ada pihak lain yang turut merasakan keuntungan jauh lebih besar dan dengan jangka yang lebih panjang. Siapakah?
 

Perusahaan judi

Aliran dana dari taruhan judi olahraga mengucur deras. Tiap tahunnya, kegiatan ini bisa menghasilkan dana hingga US$700 miliar. Belum lagi ditambah dengan pasar judi illegal di negara-negara internasional. Totalnya bisa-bisa mencapai US$1 triliun pertahun.

Dari seluruh keuntungan, 70 persennya dihasilkan dari taruhan sepakbola alias judi bola. Demikian Director of Integrity pada Betting and Sports Data Analysts Sportradar, Daren Small mengalkulasikan temuannya.    

Menurut Daren, judi sendiri telah mengalami perkembangan. Pada awalnya berbentuk lotere dengan menggunakan kupon-kupon yang bertuliskan angka-angka. Seiring waktu, bisnis ini berkembang, dari terciptanya mesin permainan, hingga berbentuk daring atau judi online. Pula di ranah olahraga, mulai balap kuda sampai sepakbola.

Saat ini, judi sepakbola memainkan peran besar dan menjadi fenomena dunia. Konon, pasar yang paling menguntungkan adalah negara-negara di Asia. Ambil contoh perusahaan judi SBOBET, situs taruhan secara daring alias judi online asal Asia yang beroperasi secara internasional.

Di Asia, SBOBET tumbuh secara resmi di Filipina; dilisensikan oleh Philippine Amusement and Gaming Corporation (PAGCOR). Sementara di Eropa, SBOBET dilisensikan oleh pemerintah Isle of Man di Britania Raya.

PAGCOR atau Perusaan hiburan dan permainan Filipina dinaungi oleh pemerintah dan dikendalikan langsung di bawah Kantor Presiden Republik Filipina.

PAGCOR dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden dengan nomor (PD1067-A) oleh Presiden Ferdinand Marcos. Kala itu, pengusaha menyerukan kepada pemerintah untuk menghentikan penghambatan pertumbuhan operasi kasino ilegal di berbagai negara bagian.

Undang-undang yang menciptakan PAGCOR kemudian diubah dan dikonsolidasikan di bawah PD 1869 atau dikenal sebagai Piagam PAGCOR. Dan, pada Juni 2007, Undang-undang Republik No. 9487 disahkan oleh Kongres Filipina. Isinya, memperpanjang masa kerja perusahaan game yang telah dijalankan negara selama 25 tahun, dapat diperbarui selama 25 tahun.

SBOBET juga bergerak di Isle of Man, Britania Raya. Perusahaan ini pernah mengklaim menjadi sponsor paling mencolok untuk klub-klub sepakbola di liga utama Inggris. Meskipun bukan yang pertama, SBOBET mengklaim bahwa termasuk perusahaan judi yang lebih dahulu mensponsori klub sepakbola.



Tampilan SBOBET

 

SBOBET di Indonesia

Salah satu sumber kami yang pernah bekerja di SBOBET mengatakan, perusahaan ini bisa mendapatkan keuntungan Rp1 miliar perhari, hanya untuk pasar di Indonesia. Bahkan saat ajang Piala Dunia dihelat, SBOBET bisa meraih keuntungan hingga Rp3 miliar perhari.

Maklum, perusahaan ini sudah memiliki ribuan bahkan ratusan ribu pengguna aktif judi online Indonesia yang dikelolanya. Aksesnya pun sangat mudah, bisa lewat komputer jinjing hingga telepon seluler.

Pemain cukup mendaftar, membuka deposit, meningkatkan (top up) saldo, dan taruhan bisa segera dimulai. Untuk mendaftar, pemain judi akan dimintai data berupa nama, nomer telepon, alamat email dan nomor rekening. Mengisi saldo sebagai modal awal bermain pun bisa dimulai dari Rp100 ribu hingga puluhan juta rupiah. Apabila sepakat bergabung, pelanggan dibuatkan identitas SBOBET untuk memulai taruhan.

Selain taruhan sepakbola dan olahraga lainnya, situs judi online menyediakan permainan baccarat, poker, koprok, roulette, blackjack, kiukick, balap kuda, yang disajikan secara online. Para pemain terus dipantau oleh pegawai SBOBET. Para pegawai dianjurkan melakukan terobosan melalui pelayanan terbaik untuk para pemain.

“Kami memang memberikan pelayanan dan kemudahan untuk pelanggan. Tujuannya, agar banyak pelanggan yang tertarik untuk bergabung,” ujar pria itu saat kami temui di Depok, Jawa Barat, Jumat, 6 Juli 2018.

Tak sampai di situ, perusahaan tersebut juga menyediakan telepon genggam khusus pegawai perempuan yang bekerja di bagian telemarketing. Telepon itu digunakan untuk membujuk penjudi yang didominasi pria agar mau bermain di SBOBET.

***

SBOBET memang besar. Di beberapa negara kegiatannya legal. Meski begitu, bisnis judi, apapun bentuknya tetaplah dilarang di Indonesia. Hingga saat ini pihak kepolisian berupaya memberangus bisnis tersebut, meski bukan perkara mudah.

Kepala Unit IV Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya, Kompol Fian Yunus mengatakan, sulitnya memberantas judi lantaran modus daring dewasa ini meluas dan jauh lebih canggih.

Di masa awal kemunculan judi online, pada 2010, boleh dikata masih mudah dipantau dan diberantas. Tapi tidak untuk sekarang.

“Saat itu (2010), akses internet belum sebebas dan semudah saat ini. Pemainnya menggunakan warnet untuk mengakses situs judi," kata Fian. Sekarang, tambahnya, susah diberantas karena akses internet bisa dipakai siapa saja. Penyedianya juga mudah pindah server dan domain.



Polisi menunjukkan sejumlah barang bukti serta tersangka kasus judi bola daring (online) di Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (25/4). (ANTARA)


Senada, Dirjen Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, meskipun pihaknya sudah bekerjasama dengan kepolisian untuk memberantas bisnis judi online di Indonesia, namun sulit diberantas. Malah terus menjamur.

“Kalaupun situs webnya sudah ditutup, selalu ada situs baru yang dibentuk. Bahkan kalau Piala Dunia ini, ada ribuan situs baru,” ujar Samuel sambil menggelengkan kepala saat kami temui dikantornya.

Agar lolos dari pelacakan polisi dan Kemkominfo, sindikat judi online selalu berinovasi dan mengembangkan operasinya dengan cara yang berubah-ubah. Salah satunya dengan memindahkan servernya ke sejumlah negara tetangga, seperti Kamboja, Thailand, Filipina dan Singapura.

"Ini sama seperti pornografi. Mereka ganti server dan pindah domain. Nah ini kerjaan kami, kucing-kucingan,” pungkasnya.

(COK)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id